AYOJAKARTA.COM - Tahukah kamu bahwa di Hari Tasyrik ada larangan ibadah yakni untuk berpuasa.
Hari Tasyrik tahun 2025 sendiri jatuh setelah hari Idul Adha yakni pada 7, 8, dan 9 Juni atau 11-13 Dzulhijjah.
Dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber kata Tasyrik sendiri berasal dari bahasa Arab "syarraqa" yang berarti menjemur atau menghadap ke arah sinar matahari.
Hal ini berkaitan dengan kegiatan setelah Idul Adha, yang kala itu biasa dilakukan dengan menjemur daging kurban di bawah sinar matahari.
Baca Juga: Polisi Tangkap Penipu Bermodus TASPEN, Pihak TASPEN Tegaskan Komitmen Keamanan Data
Kegiatan ini berupaya untuk mengawetkan dan memanfaatkan berbagai bagian dari hewan kurban yang telah disembelih.
Dalam hadits shahih Nabi Muhammad SAW dengan tegas melarang umatnya untuk melakukan puasa di Hari Tasyrik.
"Hari-hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan berdzikir kepada Allah." (HR. Muslim)
Selain itu larangan berpuasa ini pun diriwayatkan oleh Bukhori
“Tidak diperkenankan untuk berpuasa pada hari Tasyrik kecuali bagi siapa yang tidak mendapatkan hewan qurban ketika menunaikan haji.” (HR. Bukhari, no. 1859).
Lantas mengapa berpuasa dilarang di pada hari Tasyrik?
Diketahui larangan melakukan ibadah puasa ini karena untuk merayakan suka cita dari Idul Adha.
Banyak ulama pun yang menyebutkan bahwa di hari Tasyrik yang merupakan hari besar, umat muslim bisa melakukannya dengan penuuh sukacita.
“Dari Uqbah bin Amir, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Hari Arafah, hari Idul Adha, dan hari Tasyrik adalah hari raya kita pemeluk agama Islam, serta merupakan hari-hari untuk makan dan minum.” (HR. An-Nasa’i, no. 2954)
Di hari Tasyrik, umat muslim bisa merefleksikan diri dan muhasabah tetang keimanan terlebih mengimani kisah dari Nabi Ibrahim dan Ismail yang menjadi awal mula lahirnya kurban.
Namun, tak perlu khawatir selain berpuasa masih banyak amalan yang bisa dilakukan di hari Tasyrik.
Amalan di Hari Tasyrik
1. Melakukan dzikir
Perbanyak dizkir di hari Tasyrik sangat dianjurkan bagi umat muslim.
Kamu bisa melafalkan Istigfar, tasbih,tahmid dan tahlil.
2. Memperbanyak doa
Salah satu riwayat menyebutkan bahwa di hari Tasyriq, setelah hari Idul Adha menjadi waktu yang tepat untuk berdoa kepada Allah SWT.
Hal ini karena, hari Tasyrik termasuk ayyamul ma'dudat.
"Tiga hari setelah Idul Adha adalah ayyamul ma'dudat (hari-hari yang ditentukan) sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran. Doa yang dipanjatkan pada hari-hari itu tidak akan ditolak." (Latho-if Al Ma'arif, 506-505)
3. Menyembelih hewan kurban
Bagi kamu yang tidak sempat melakukan kurban ketika Idul Adha, hari Tasyriq menjadi waktu-waktu terakhir untuk bisa menunaikan ibadah yang paling dicintai Rasulullah SAW ketika Idul Adha yakni berkurban.
Baca Juga: SPMB Jabar 2025 Jenjang SMA/SMK Kapan Dibuka? Catat Jadwal Pendaftaran Tiap Tahap dan Jalur
4. Bersedekah
Berbagi dengan umat lainnya, dalam bentuk makanan atau rezeki lainnya bisa dilakukan di hari Tasyrik.
5. Bersilaturahmi
Di hari Tasyrik pun kamu bisa menambah pahal dengan bersilaturahmi, bertemu dengan sanak keluarga, teman atau sahabat mempererat silaturahmi.
Itulah informasi seputar hari Tasyrik dan amalan yang bisa dilakukan selain berpuasa.***

Share this article
Hari Tasyrik tahun 2025 sendiri jatuh setelah hari Idul Adha yakni pada 7,8 dan 9 Juni atau 11-13 Dzulhijjah. Amalan yang bisa dilakukan