Apakah Menangis Membatalkan Puasa Ramadan? Begini Jawaban Buya Yahya

- Jumat, 24 Maret 2023 | 18:37 WIB
Buya Yahya (YouTube Al Bahjah TV)
Buya Yahya (YouTube Al Bahjah TV)

AYOJAKARTA.COM - Bulan Ramadan adalah bulan suci yang penuh berkah dan dinanti-nantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia.

Di bulan yang suci itu pula, ibadah puasa Ramadan dilaksanakan selama 30 atau 29 hari dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari yang ditandai dengan terdengarnya adzan Magrib.

Adapun ibadah puasa itu sendiri adalah menahan lapar dan haus sejak fajar subuh hingga terdengarnya terbenamnya matahari, dan juga menjauhi hal-hal yang menyebabkan puasa itu batal.

Baca Juga: Begini Penampakan AG Saat Penyerahan Berkas Perkara ke Kejari Jaksel, 7 JPU Sertifikasi Khusus Anak Disiapkan

Sembilan hal yang membatalkan puasa diantaranya adalah Haid atau keluarnya darah yang dialami wanita, Berjimak, Murtad saat Berpuasa, Muntah Sengaja, Keluar Air Mani, Memasukan sesuatu ke Rongga Mulut, Melakukan Kegiatan Membatalkan Puasa, Berbuka dengan yang Haram.

Dari kesembilan hal itu tidak ada menangis sebagai salah satu hal syarat yang membatalkan puasa.

Dijelaskan oleh Buya Yahya merujuk pada fiqih praktis yang dikutip dari kanal Youtube, Al Bahjah TV, Jumat (24/3/2023).

Buya Yahya menyebutkan bahwa dengan menangis saat berpuasa tidak akan membatalkan puasa itu sendiri.

"Yang membatalkan puasa ada sembilan, diantara sembilan itu tidak ada nangis, ada nangis seharian penuh gak akan membatalkan puasa," kata Buya.

Kendati demikian, Buya menekankan bahwa syaratnya air mata yang jatuh saat menangis itu tidak diminum ataupun ditelan, maka puasanya akan tetap terjaga.

"Syaratnya satu, air matanya jangan diminum," imbuhnya.

Oleh karena itu, menangis tidak akan membatalkan puasa, selama air mata tersebut tidak sengaja diminum atau ditelan.

"Jadi menangis tidak membatalkan puasa," papar Buya Yahya.***

Editor: Aulli R Atmam

Sumber: Youtube @Al Bahjah TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X