AYOJAKARTA.COM - Penetapan 1 Syawal 1444 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri pada tahun 2023 di Indonesia mengalami perbedaan antara Muhammadiyah dan Pemerintah (Nahdlatul Ulama).
Muhammadiyah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H jatuh pada Jumat, 21 April 2023.
Sementara pemerintah menetapkan dalam sidang isbat bahwa Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H jatuh pada 22, April 2023.
Baca Juga: Penuh Perjuangan! Jonatahan Latumahina Curhat Soal Terapi David Ozora: Ga Apa-apa Pelan-pelan
Lantas bagaimana hukum puasa saat ada yang sudah Lebaran?
Melansir dari kanal YouTube Fiqih Singkat, Jumat 21 April 2023, hukum puasa saat sudah ada yang Lebaran adalah sah bagai yang bertaqlid.
Adapun bertaqlid adalah meyakini bahwa 1 Syawal jatuh pada hari selain Jumat , 21 April 2023. Maka baginya akan menjalankan puasa selama 30 hari.
Ketentuan puasa 30 hari juga merupakan sunnah rasul dan ini pun jadi ketetapan ulama madzhab, seperti yang tertera pada sabda rasulullah dalam hadits Ibnu Umar yang berbunyi:
"Jika kalian melihat hilal maka berpuasalah, jika kalian melihatnya lagi maka berhari rayalah, jika hilal tertutup maka genapkanlah bulan sya'ban menjadi 30 hari," (HR. Bukhari dan Muslim).
Berdasarkan hadits tersebut menjelaskan tentang penetapan Lebaran berdasarkan ru'yatul hilal yang dilihat dari wilayah tempat tinggal masing-masing.
Hal ini lah yang kemudian ditentukan oleh pihak yang mempunyai kewenangan untuk memutuskan.
Namun bagi yang bertaqlid atau meyakini Idul Fitri jatuh pada Jumat, 21 April 2023, maka akan haram baginya untuk berpuasa karena bertepatan dengan hari raya.
Sebagaimana dijelaskan dari diriwayatkan Abu Sa'id Al Qudri anna Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:
"Bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melarang puasa dalam 2 hari yakni ketika hari Idul Fitri dan Idul Adha.
Adapun larangan dan keharaman puasa wajib maupun sunnah di hari yang Idul Fitri dan Idul Adharah disetujui oleh para ulama.
Makna larangan tersebut adalah sebagai bentuk perwujudan rasa syukur terhadap Allah SWT setelah menahan lapar dan haus selama bulan Ramadan.
Allah membolehkan umat Islam untuk makan, hal itulah yang membuat umat islam tidak boleh berpuasa.***
Share this article
Hukum puasa ketika sudah ada yang lebaran apakah sah atau tidak, begini penjelasan para ulama selengkapnya