AYOJAKARTA.COM - Berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat mengenai bolehkah Puasa Syawal digabung dengan puasa Senin Kamis.
Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat mendapat pertanyaan dari salah seorang jemaahnya.
Diketahui, pertanyaan yang ditujukan kepada Ustaz Adi Hidayat adalah mengenai Puasa Syawal dan puasa Senin Kamis.
“Ustaz, bolehkah niat puasa sunah Senin Kamis disatukan dengan niat Puasa Syawal?” ucap Ustaz Adi Hidayat dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Info Singkat Official, Kamis (2/2/2023).
Baca Juga: Terungkap! Ustadz Adi Hidayat Beberkan Rencana Allah Mendekatkan Jodoh, Jofisa Wajib Tahu Ini
Ustaz Adi Hidayat kemudian memberikan penjelasan mengenai hukum Puasa Syawal dan puasa Senin Kamis apabila digabung.
Ia menjelaskan bahwa ada perbedaan pendapat ulama mengenai penggabungan niat Puasa Syawal dan puasa Senin Kamis.
“Ada ulama yang membolehkan menyatukan. Ada yang membolehkan, silakan disatukan dalam satu bagian. Tapi juga ada yang memisahkan karena satu niat untuk satu amalan,” jelasnya.
Baca Juga: Cara Tenangkan Diri di Kala Gelisah, Ustadz Adi Hidayat Sarankan Baca Ini
Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa apabila kita berpindah pada amalan yang lebih tinggi, maka pahala dari amalan rendah akan ikut mengalir.
“Tapi ingat ketika anda berpindah pada amalan yang lebih tinggi, maka amalan rendah itu akan ikut pahalanya. Amalan rendah ke yang lebih tinggi misal, amalan rendah itu kalau setiap saat bisa dilakukan, bisa Senin Kamis, begitu anda puasa Senin Kamis anda mendapati Puasa Syawal misalnya,” katanya.
“Berkaitan dengan puasa Seninnya anda niatkan Syawalnya itu Seninnya otomatis dituliskan pahalanya karena kebiasaan anda sudah mengerjakan itu. Nah rumusnya pindahkan amalan yang rendah ke yang tinggi, begitu mengerjakan yang tinggi di satu yang bersamaan maka amalan biasanya yang rendah sudah dituliskan pahalanya,” sambungnya.
Ustaz Adi Hidayat kemudian memberikan contoh selain Puasa Syawal dan puasa Senin Kamis.
Dalam hal ini, ia memberikan contoh mengenai puasa Senin Kamis dengan Puasa Daud.
“Jangankan yang ini, anda puasa Senin Kamis misalkan terus anda pindah ke Puasa Daud. Jadi ketika anda Puasa Daud bisa Senin puasa Selasa tidak, Rabu puasa, nah anda biasa puasa Senin Kamis nah Kamisnya engga usah puasa. Karena Daud itu puasa sehari, sehari lagi tidak,” paparnya.
“Nah anda kalau sudah pindah Senin Kamis berpindah ke Puasa Daud kebiasaan Senin Kamisnya terus dia tercover di Puasa Daudnya. Jadi walaupun puasa Senin Kamisnya anda tidak puasa nah anda sudah dihitung berpuasa karena kebiasaan anda sebelumnya,” lanjutnya.
Di akhir penjelasannya, Ustaz Adi Hidayat menuturkan bahwa tidak perlu menggabungkan dua niat puasa secara bersamaan.
Baca Juga: Ustadz Adi Hidayat Bagikan Amalan Jika Ingin Mendapatkan Ketenangan dan Kebahagiaan dalam Hidup
Menurut penjelasannya, apabila puasa Senin Kamis sudah menjadi kebiasaan dan kemudian menjalankan Puasa Syawal, maka pahala dari puasa tersebut akan mengalir.
“Jadi anda engga usah menyatukan dua niat bersamaan kalau sudah terbiasa puasa Senin Kamis kemudian Puasa Syawal di hari itu, itu puasanya diberikan seketika,” tuturnya.
“Yang paling hebat anda biasa Puasa Ayyaumul Bidh, puasa Senin Kamis, tiba-tiba puasa Syawalnya anda kerjakan di hari itu. Hari Senin pada hari itu ada puasa kebiasaan anda Senin, ada Ayyaumul bidhnya, kemudian anda Puasa Syawalnya. Itu tiga puasa pahalanya itu bisa seketika,” tutupnya.***

Share this article
Berikut penjelasan lengkap Ustaz Adi Hidayat terkait bolehkah menggabungkan puasa Syawal dan puasa Senin Kamis.