AYOJAKARTA.COM - Institut Teknologi Bandung atau biasa disingkat ITB, memiliki ciri khas tersendiri dalam penerimaan mahasiswa baru.
Salah satu yang menarik dan berbeda dari kampus lainnya, pada awal masuk perkuliahan mereka yang lolos di ITB akan berada di fakultas terlebih dahulu.
Artinya, pada saat pendaftaran jalur seleksi masuk di ITB kamu harus memilih fakultas sebelum masuk jurusan.
Setelah mengenyam pendidikan lewat program tingkat persiapan bersama selama satu tahun, kamu baru bisa masuk jurusan kuliah atau bernama tingkat departemen.
Sebagai bahan pertimbangan untuk melanjutkan studi di ITB, agar punya peluang lolos besar kamu bisa memilih fakultas dengan keketatan rendah.
Sebab, keketatan rendah berarti persaingan untuk lolos lebih mudah karena sainganmu di fakultas yang memiliki keketatan rendah ini juga lebih sedikit.
Dilansir AyoJakarta.com dari situs resmi penerimaan mahasiswa baru ITB pada Minggu, 8 Oktober 2023, berikut 4 fakultas dengan keketatan rendah lengkap dengan daya tampung per jalur masuk di Institut Teknologi Bandung.
1. Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) - Kampus Cirebon
Fakultas yang pertama memiliki keketatan rendah adalah FSRD ITB di kampus Cirebon dengan keketatan lebih dari 15 persen.
Adapun jurusan di FSRD ITB bisa kamu pilih setelah satu tahun belajar di TPB, adalah sebagai berikut:
• Seni Rupa Murni
• Kriya Seni
• Desain Interior
• Desain Produk
• Desain Komunikasi Visual
Daya tampung yang tersedia pada tahun 2023, yaitu SNBP sebanyak 15 orang, SNBT sebanyak 34 orang, dan SM-ITB tidak ada kuota.
2. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) - Kampus Cirebon
FITB di kampus Cirebon juga memiliki keketatan rendah sebesar lebih dari 15 persen.
Adapun jurusan kuliah yang ada di fakultas ini, adalah sebagai berikut:
• Meteorologi (ME)
• Oseanografi (OS)
• Teknik Geodesi dan Geomatika (GD)
• Teknik Geologi (GL)
Daya tampung yang tersedia pada tahun 2023, yaitu SNBP sebanyak 30 orang, SNBT sebanyak 16 orang, dan SM-ITB tidak ada kuota.
3. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) - Kampus Cirebon
FTTM ITB di kampus Cirebon memiliki keketatan rendah yakni sebesar 10 hingga 15 persen.
Adapun jurusan kuliah yang ada di fakultas ini, adalah sebagai berikut:
• Teknik Geofisika (TG)
• Teknik Metalurgi (MG)
• Teknik Perminyakan (TM)
• Teknik Pertambangan (TA)
Selain itu, untuk daya tampung tahun 2023 di FTTM ITB kampus Cirebon yaitu SNBP sebanyak 75 orang, SNBT 47 orang, dan SM-ITB tersedia 1 kuota saja.
4. Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) - Kampus Cirebon
Terakhir, fakultas yang memiliki keketatan rendah adalah SAPPK ITB di kampus Cirebon.
Berdasarkan informasi keketatan rendah di sekolah ini yakni sebesar 10 hingga 15 persen.
Adapun jurusan kuliah yang ada di sekolah ini, adalah sebagai berikut:
• Arsitektur
• Perencanaan Wilayah dan Kota
• Studi Pembangunan
• Transportasi
Untuk daya tampung tahun 2023, melalui jalur SNBP yakni sebanyak 31 kuota, SNBT sebanyak 20 kuota, dan SM-ITB sebanyak 1 kuota.
Demikian informasi terkait 4 fakultas dengan keketatan rendah di Institut Teknologi Bandung bisa jadi bahan pertimbangan kamu untuk daftar seleksi masuk ITB tahun depan.

Share this article
Sebagai bahan pertimbangan untuk melanjutkan studi di ITB, agar berpeluang lolos besar kamu bisa memilih fakultas dengan keketatan rendah.