KEBAYORANBARU, AYOJAKARTA.COM -- Polri menggelar Operasi Ketupat Jaya 2022 menjelang pelaksanaan mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 2022.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, mengatakan sebanyak 144.392 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran.
Nantinya, seluruh personel gabungan tersebut akan berada di 2.702 posko yang terdiri dari 1.710 pos pengamanan, 734 pos pelayanan, dan 258 pos terpadu.
Baca Juga: Jakarta Mulai Macet Lagi, Ganjil Genap Bakal Ada 25 Titik
"Pasukan ini melibatkan stakeholder yang ada baik dari Kemenhub, TNI, Pemerintah Daerah, Jasa Raharja, Pertamina, Basarnas, Kemenkes, BMKG. Sehingga ini dilaksanakan tidak hanya di Monas namun seluruh wilayah secara bersamaan," ujar Listyo, dikutip dari laman resmi Polri, Minggu 24 April 2022.
Listyo juga memastikan kesiapan dari seluruh personel stakeholder terkait, kemudian kesediaan sarana dan prasarana hingga persiapan pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2022.
"Oleh karena itu kita mengimbau agar pelaksanaan mudik bisa diatur oleh teman-teman, instansi swasta untuk memberikan kesempatan mudik lebih awal kepada karyawan-karyawannya. Ini sudah diatur dalam surat edaran Menaker," tuturnya.
Baca Juga: Akses Menuju Cilebut Ditutup, Lalu Lintas di Underpass Jalan Sholeh Iskandar Macet
Listyo mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan mudik sebelum tanggal 28, 29 dan 30 April 2022. Pasalnya, tanggal tersebut diprediksi merupakan puncak arus mudik Lebaran tahun ini.
"Sementara instansi pemerintah atau ASN juga saat ini tentunya diberikan kesempatan untuk mengatur jadwal mudik. Kita harapkan dengan memanfaatkan waktu yang ada, maka potensi kemacetan yang ada di jalan khususnya jalur tol ini bisa kita dikelola dengan baik," katanya.
Pemerintah melalui Kemenhub, Polri dan seluruh stakeholder terkait telah menyiapkan strategi pengaturan untuk mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas saat memasuki puncak arus mudik tahun ini.
Upaya penguraian kemacetan di antaranta menerapkan sistem satu jalur atau one way, contraflow, dan ganjil-genap.
"Jalur-jalur alternatif yang tentunya ini bisa digunakan untuk menjadi pilihan mudik yaitu, jalur alternatif Pantura dan Pantai Selatan yang saat ini dalam keadaan baik dan siap digunakan sebagai pilihan alternatif jalur mudik. Termasuk Pengaturan ganjil genap tentu kita akan berlakukan. Sehingga kepadatan di jalan tol bisa kita hindari," jelasnya.
Baca Juga: Proyek Tol Becakayu Lanjut, Hati-hati Macet di Jalan Ahmad Yani Bekasi
Listyo mengimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan moda transportasi yang telah disediakan oleh pemerintah.
"Kita imbau kepada masyarakat untuk manfaatkan seluruh alternatif-alternatif, fasilitas serta moda transportasi yang dipersiapkan. Sehingga macet bisa dihindari," imbaunya.

Share this article
Polri menggelar Operasi Ketupat Jaya 2022 menjelang pelaksanaan mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 2022 sebanyak 144.392 personel gabungan.