AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa dirinya ingin membawa Jakarta naik kelas sebagai kota global yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Menurutnya, arah pembangunan Jakarta saat ini harus fokus pada transformasi kota global.
Tentunya, langkah ini memerlukan penguatan dari beberapa sektor seperti:
- Sumber Daya Manusia
- Infrastruktur
- Potensi Ekonomi Berdaya Saing dan Berkelanjutan

Ibu kota tidak boleh lagi hanya berfokus pada peran domestik, tapi harus mulai memperkuat posisi dalam jejaring kota-kota dunia.
Hal ini disampaikan Pramono saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi DKI Jakarta tahun 2027, Kamis (16/4).
"Tidak hanya artinya kalau Jakarta hanya menjadi pemain lokal. Jakarta sudah waktunya menjadi pemain global," ujar Pramono.
Dalam kesempatan itu, Pram pun 'memamerkan' beberapa kegiatan di ibu kota yang mendapatkan apresiasi dari publik internasional.

Seperti nfrastruktur yang diakui nomor 17 terbaik di dunia, Jakarta juga dinomatkan sebagai kota teraman nomor 2 se-ASEAN, setelah Singapura.
Oleh sebab itu, Pramono meminta hal ini harus dijaga bersama.
Sebagai kota global, menurut Pramono, Jakarta harus bisa membuat orang merasa aman dan nyaman saat datang ke ibu kota.
Lebih lanjut, Pram menyebut bahwa Jakarta kini tidak hanya jadi kota bisnis, tapi juga kota wisata belanja.

Hal ini ia lihat dengan tertekannya kurs Rupiah, karena banyak wisatawan yang berbelanja di Indonesia dengan harga barang yang dinilai relatif murah.
Selain itu, terhubungnya infrastruktur transportasi di Jakarta juga membuat wisatawan semakin banyak melakukan kunjungan.***

Share this article
Jakarta tidak boleh lagi hanya berfokus pada peran domestik, tapi harus mulai memperkuat posisi dalam jejaring kota-kota dunia.