AYOJAKARTA.COM - Kabar baik bagi pelanggan layanan transportasi publik, khususnya MRT Jakarta.
Progres pembangunan Contract Package (CP) 201 MRT Jakarta Fase 2A kini hampir mencapai angka 100 persen dan segera memasuki tahap akhir sebelum dioperasikan.
Proyek ini menjadi bagian penting dari pengembangan jalur MRT yang akan menghubungkan Bundaran HI hingga kawasan Kota Tua.
Rampungnya pekerjaan CP 201 menjadi tonggak penting dalam pembangunan MRT Jakarta Fase 2A yang nantinya memperpanjang lintasan MRT Utara-Selatan.

Kehadiran jalur baru ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarkawasan sekaligus memberikan pilihan transportasi publik yang lebih cepat, nyaman, dan ramah lingkungan.
Tersambungnya jalur MRT ini dipastikan akan membuat mobilitas keseharian warga ibu kota menjadi praktis dan andal.
Sebagai informasi, dikutip dari akun Instagram @relawanjmb, jadwal operasional Stasiun Thamrin dan Monas ditargetkan selesai dikerjakan pada akhir tahun 2026 dan mulai beroperasi pada tahun berikutnya.
Sedangkan secara keseluruhan pengerjaan jalur hingga ke Stasiun Kota Tua akan rampung pada tahun 2029.

Dengan adanya fasilitas ini, perjalanan menuju transportasi umum di Jakarta kini lebih terintegrasi dan modern.
Selain itu, hadirnya jalur baru MRT Jakarta ini diharapkan memperkuat peran transportasi publik sebagai tulang punggung mobilitas warga sekaligus mendukung transformasi Jakarta menjadi kota global yang modern, terhubung, dan berkelanjutan.***
Share this article
Proyek ini menjadi bagian penting dari pengembangan jalur MRT Jakarta yang akan menghubungkan Bundaran HI hingga kawasan Kota Tua.