AYOJAKARTA.COM - Upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mengintegrasikan layanan transportasi umum menuju Jakarta International Stadium ( JIS ) mulai menunjukkan hasil positif.
Kemudahan akses menggunakan moda transportasi dinilai berhasil mengurangi kepadatan lalu lintas, terutama saat berlangsungnya kegiatan berskala besar di kawasan stadion.
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menghadiri Awarding Color of Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/7).
Integrasi transportasi menjadi salah satu strategi utama untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.

Pramono mengatakan jumlah pengguna transportasi umum ke JIS melonjak hingga 300 persen lebih.
Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima penggunaan transum menuju JIS meningkat drastis tanpa adanya kemacetan.
“Kemarin saya mendapatkan laporan pada hari Minggu, transportasi ke JIS mengalami kenaikan 300 persen lebih dan tidak menimbulkan kemacetan," ujar Pramono.
Ia juga mengatakan bahwa JIS yang dulu jika ada kegiatan pasti akan mengalami kemacetan.

“Sekarang JIS sudah terhubung dengan Ancol, KRL-nya sudah berhenti di bawah JIS," katanya.
Dengan adanya peningkatan jumlah pengguna transum, Pramono menyebut jika hal ini menjadi indikator bahwa pembangunan konektivitas menuju JIS dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat ibu kota,
Lebih lanjut, Pram berharap dengan berbagai proyek integrasi transum yang digarap oleh Pemprov DKI ke depan bisa memberi dampak serupa.

Dengan semakin baiknya konektivitas menuju JIS, diharapkan kawasan tersebut dapat menjadi contoh penerapan sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi.
Ke depan, keberhasilan ini diharapkan mampu mendukung penyelenggaraan berbagai event berskala nasional maupun internasional tanpa menimbulkan kemacetan yang signifikan di kawasan sekitar stadion.***
Share this article
Integrasi transportasi menjadi salah satu strategi utama untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.