AYOJAKARTA.COM--Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, Burhanuddin Abdullah, mengungkapkan dampak signifikan dari program makan siang dan susu gratis terhadap pembukaan lapangan pekerjaan di Indonesia.
Dalam sebuah pernyataan baru-baru ini, ia mengungkapkan bagaimana program yang ditujukan kepada 82,9 juta penerima manfaat ini bisa menjadi katalis penting dalam revitalisasi ekonomi dan pendidikan di negara tersebut.
Program makan siang dan susu gratis yang diusulkan oleh tim Prabowo-Gibran menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk siswa SD, SMP, SMA, anak balita, pesantren, dan ibu hamil. Dengan perputaran dana mencapai Rp 1 triliun per hari, program ini dirancang untuk memberikan nutrisi yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Menurut Burhanuddin, program ini tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan dan pendidikan, tetapi juga pada pembukaan lapangan kerja. Dengan rencana pembangunan 45 ribu dapur dan pengadaan bahan makanan dari petani lokal, program ini diperkirakan akan membuka banyak peluang pekerjaan dan mendukung perekonomian lokal. Pekerjaan baru ini tidak hanya terbatas pada sektor kuliner, tetapi juga meluas ke bidang agrikultur dan manajemen.
"Jadi setahun itu Rp 300 triliun. Apa yang dibutuhkan untuk mencapai itu? Ada 45 ribu dapur yang harus dibangun, bukankah itu lapangan kerja? Pak Prabowo mengatakan pada saya, kita rekrut sarjana-sarjana baru. Apakah itu bagian dari rencana untuk menciptakan lapangan pekerjaan? Kemudian kita akan beli bahan-bahan makanan untuk anak-anak kita itu dari para petani lokal. Petani dalam pengertian yang sangat luas, itu juga membuka pekerjaan dan buka kegiatan bagi perekonomian lokal," kata Burhanuddin.
Program makan siang dan susu gratis ini merupakan bagian dari strategi holistik Prabowo-Gibran untuk memajukan pendidikan dan ekonomi. Dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat lokal dan penciptaan lapangan kerja, timnya berusaha menciptakan lingkaran ekonomi yang berkelanjutan yang dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Program Prabowo-Gibran ini menunjukkan bagaimana program yang dirancang dengan baik dapat memiliki dampak multifaset pada masyarakat. Dengan menjangkau jutaan penerima manfaat dan membuka peluang pekerjaan baru, program ini menjanjikan kemajuan signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian Indonesia.
Sebagai proyek besar yang melibatkan berbagai pihak, program ini diharapkan dapat menjadi model untuk inisiatif serupa di masa mendatang.
Standar Internasional, Program Makan Siang dan Susu Gratis Berdampak
Ketika menghadiri Djakarta Theatre, pada tanggal hari Jumat (8/12/2023), Prabowo menjelaskan program makan siang dan susu gratis yang akan memberikan dampak yang positif terhadap masa depan Indonesia. Di depan massa Relawan Pedagang Indonesia Maju (RAPIM) yang mendeklarasikan dukungan mereka untuk pasangan calon Prabowo Gibran.
Prabowo Subianto menjelaskan, bahwa dirinya berencana mengimplementasikan program makan siang gratis di sekolah apabila terpilih sebagai presiden Indonesia untuk periode 2024-2029. Pengumuman ini dibuat saat berbicara kepada Relawan Pedagang Indonesia Maju, menyoroti bahwa program tersebut adalah rekomendasi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengatasi kemiskinan dan masalah gizi di kalangan anak.
Prabowo menyatakan bahwa 76 negara telah menerapkan program serupa, dan Indonesia bersama dengan tujuh negara lain sedang mempersiapkannya. Meskipun ada skeptisisme, Prabowo yakin program ini akan membantu pertumbuhan anak-anak Indonesia menjadi warga negara yang sehat, cerdas, dan kuat, yang pada akhirnya akan memajukan bangsa.

Share this article
Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, Burhanuddin Abdullah