AYOJAKARTA.COM - Volume kendaraan yang memasuki Jakarta pada Sabtu, 5 April 2025, terus mengalami peningkatan signifikan.
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi puncak arus balik pemudik akan terjadi mulai Sabtu (5/4) hingga Senin (7/4) mendatang.
Untuk mengantisipasi kepadatan, polisi telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas termasuk one way dan contra flow.
Menurut Kakorlantas Polri, Irjen Pol Suryo Nugroho, "Hari ini kami mendampingi Bapak Kapolri cek di fresh area 456 dan cukup lancar serta terkendali.
Baca Juga: Karma Review Matikan Bisnis Orang, Codeblu Diblacklist Restoran Se-Jabodetabek
Pada saat balik, kami memproyeksikan sekitar 2,2 juta kendaraan akan meninggalkan Jakarta dan sampai saat ini yang masuk ke Jakarta baru 968.220 atau sekitar 44% kendaraan.
Pagi hingga sore ini cukup ada bangkitan yang tinggi sehingga kami dari Korlantas Polri dan jajaran sudah mengambil langkah-langkah baik mengalihkan arus maupun melakukan one way lokal bertahap sejak tanggal 3, 4, dan hari ini untuk mendorong arus menuju Jakarta."
Kapolri juga memerintahkan agar personil di lapangan dipertebal, baik di jalur nol maupun jalan arteri, tempat wisata, serta menggelar sarana dan prasarana kendaraan patroli di pinggir jalan.
Pantauan di sejumlah lokasi menunjukkan terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara mulai dipadati para pemudik yang tiba dari berbagai daerah.
Baca Juga: Mesinnya hanya Ada Dua di Dunia, Ini Fakta Menarik Jam Gadang Ikon Menawan dari Bukittinggi
Di Stasiun Pasar Senen dan Gambir, jumlah penumpang kereta api jarak jauh terus meningkat. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sejak 2 April hingga hari ini, sudah lebih dari 718.000 penumpang tiba di Jakarta.
Sementara di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, lonjakan jumlah pemudik yang hendak kembali ke Pulau Jawa sangat padat dan sesak, dengan antrean panjang dan mengular terlihat di jalur penumpang pejalan kaki sejak pagi hari.
Para pemudik harus menunggu antrean hingga 1 jam untuk masuk ke dalam kapal.
Berdasarkan data ASDP Bakauheni, tercatat lebih dari 11.000 pemudik pejalan kaki telah menyeberang ke Pulau Jawa sejak kemarin hingga pagi hari ini.
Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Elba Damhuri menambahkan, "Dari Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Korlantas. Tanggal 5 ini di penyeberangan Bakauheni-Merak akan terjadi puncak arus mudik mulai malam ini sampai tanggal 6 dini hari. Kemudian di jalan tol Trans Jawa juga besok akan terjadi puncak arus balik, dan di Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan arus balik terjadi pada tanggal 7 April 2025."
Pengamat transportasi Darman Ningtias mengungkapkan bahwa tahun ini terjadi perbedaan pola arus balik dibandingkan tahun sebelumnya.
"Yang akan mengalami puncak besok adalah transportasi darat terutama di Jawa, penyeberangan Merak-Bakauheni, dan pesawat. Untuk kereta api relatif landai karena kapasitasnya terbatas. Untuk transportasi laut, polanya adalah arus mudik mendahului tetapi arus baliknya belakangan karena waktu yang digunakan untuk berlayar lebih lama dibandingkan dengan darat," jelas Darman.
Baca Juga: Dapat Hidayah di Bulan Ramadhan, Artis-Artis Ini Resmi Mualaf dan Rayakan Lebaran Perdana
Ia juga mencatat bahwa tahun ini terjadi penurunan volume kendaraan dibandingkan tahun lalu.
"Hampir semua tempat wisata mengalami kelesuan tahun ini yang menandakan terjadi penurunan arus mudik. Dari empat pintu gerbang tol yang dipantau Jasa Marga dalam H-10 sampai Hari H terjadi penurunan sekitar 40.000 kendaraan dibandingkan tahun lalu," tambahnya.
Dari sisi persiapan, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan berbagai skenario termasuk buffer zone, delay system di penyeberangan, serta sistem self baggage drop dan self check-in di bandara untuk memastikan kelancaran arus balik lebaran 2025.***

Share this article
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi puncak arus balik pemudik akan terjadi mulai Sabtu (5/4) hingga Senin (7/4).