AYOJAKARTA.COM -- Anies Baswedan dikabarkan akan segera mengumumkan bakal Cawapres setelah pulang dari menunaikan ibadah haji.
Namun sebelum Anies Baswedan mengumumkan bakal Cawapres, Tim 8 Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) mengaku mendapat peringatan mengenai sosok Anies.
Anies Baswedan sebagai salah satu bakal Capres 2024 memang beberapa kali mendapatkan rintangan untuk dapat maju menjadi Presiden selanjutnya.
Baca Juga: Nasabah Jangan Kaget, Ada Aturan Baru Bank BCA yang Berlaku 29 Juni 2023
Dari mulai dugaan adanya penjegalan yang diduga melakukan upaya agar Anies tidak bisa mendapatkan tiket untuk menjadi Capres.
Anies Baswedan sempat diguncang isu adanya perebutan kepemimpinan Partai Demokrat yang akan berpengaruh pada dukungannya.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV (25/6/2023), tidak berhenti sampai disitu saja, saat ini Anies Baswedan mendapat ancaman lainnya.
Anies Baswedan diduga melakukan tindak pidana korupsi pada Formula E, isu ini mencuat saat Anies akan segera mengumumkan bakal Cawapresnya.
Baca Juga: Orang Jenius dan Cerdas Alami Pasti Punya 9 Tanda Ini, Apa Saja?
Rumor mengenai hal tersebut disampaikan oleh mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana. Menurut penuturan Denny Indrayana, KPK akan menetapkan Anies Baswedan sebagai tersangka.
Menanggapi tersebut, Anggota Tim 8 KPP Sudirman Said menganggap bahwa apa yang disampaikan oleh Denny Indrayana bukan hanya karangan belaka.
Menurut Sudirman Said, rumor yang disampaikan oleh Denny Indrayana merupakan peringatan dini mengenai sosok Anies Baswedan yang akan menjadi salah satu Capres 2024.
Peringatan ini nantinya dapat membuktikan sosok Anies Baswedan yang sebenarnya apakah terlibat korupsi Formula E atau bersih dari kasus korupsi.
Baca Juga: 4 Ciri Oli Gardan Motor Matic Harus Segera Diganti, Sudah Habis Bro!
“Prof Denny itu hampir seluruh yang dikatakan itu menjadi kebenaran ya. Dia seorang intelektual seorang akademisi tidak mungkin ngarang-ngarang. Kita memberi apresiasi karena apa yang disampaikan Prof Denny semacam early warning,” kata Sudirman Said.
Namun demikian rumor tersebut belum bisa dibuktikan kebenarannya, jika melihat dari sisi lain, Sudirman Said menganggap jika rumor tersebut bertujuan untuk upaya penjegalan Anies Baswedan maka pihaknya akan dengan tegas melawan.
Namun sebaliknya jika rumor tersebut memang mengungkap masalah hukum yang melibatkan Anies Baswedan maka Sudirman Said akan menghormatinya.
“Jangan sampai itu terjadi dan kalau seseorang ditetapkan sebagai orang yang punya masalah hukum karena betul-betul punya masalah, kita hormati.” ujar Sudirman Said.
Baca Juga: 5 Tanda Ini Menunjukkan Kalau Kamu Adalah Orang yang Disegani
Tapi kalau itu dimaksudkan sebagai bagian dari langkah politik pencegahan seseorang untuk memenuhi politiknya menurut saya itu harus dilawan,” lanjutnya.***
Share this article
Anies Baswedan dikabarkan akan segera mengumumkan bakal Cawapres setelah pulang dari menunaikan ibadah haji.