Irma Hutabarat: Divisi Propam Polri adalah Divisi yang Bejat

- Rabu, 21 September 2022 | 16:12 WIB
Irma Hutabaran Buka-bukaan Soal Kekuasaan Kaisar Ferdy Sambo (YouTube Refly Harun)
Irma Hutabaran Buka-bukaan Soal Kekuasaan Kaisar Ferdy Sambo (YouTube Refly Harun)

AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo hingga saat ini belum menemui titik terang.

Meski Ferdy Sambo dan keempat orang lainnya sudah ditetapkan sebagai tersangka, tetapi motif di balik pembunuhan Brigadir J belum juga diungkap.

Aktivis Irma Hutabarat menilai penyelesaian kasus ini berjalan dengan lambat dan maju mundur.

Menurut Irma Hutabarat, kemunduran kasus Brigadir J itu terjadi pasca 50 hari insiden penembakan di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022 lalu.

Baca Juga: Demo Save Gubernur Papua Masyarakat Tuntut Cabut Status Tersangka, Dinilai Ada Diskriminalisasi ?

"Jadi setelah 50 hari, (kasus) itu masih belum jelas duduk perkaranya dan saya pikir juga ada pengalihan isu yang luar biasa masifnya. Dari pelecehan balik lagi," kata Irma Hutabarat.

"Maka saya bilang, kita sudah lari, bukan lari di tempat, tapi malah mundur ke belakang. Menurut saya ini sesuatu yang menyedihkan," lanjutnya.

Irma Hutabarat melihat, kasus pembunuhan Brigadir J berbelit-belit karena sejak awal dimulai dengan kebohongan.

Padahal, menurutnya kebohongan itu seharusnya segera disingkirkan agar kasus ini dapat diungkap dengan tuntas.

Halaman:

Editor: Dian Naren

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X