Presiden Beri Waktu Kurang Dari Satu Bulan TGIPF Ungkap Tuntas Tragedi Kanjuruhan

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 11:01 WIB
Presiden Jokowi disebut dapat mencalonkan diri kembali pada pemilu 2024, mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie beri tanggapan. (Dok. Sekretariat Negara)
Presiden Jokowi disebut dapat mencalonkan diri kembali pada pemilu 2024, mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie beri tanggapan. (Dok. Sekretariat Negara)

AYOJAKARTA.COM - Presiden Joko Widodo meminta Tim Gabungan Independent Pencari Fakta (TGIPF) bisa ungkap tuntas peristiwa tragis dalam Kanjuruhan yang menewaskan ratusan korban jiwa dalam pertandingan laga Arema Fc vs Persebaya Surabaya pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

Dilansir Ayojakarta.com dari Kominfo.go.id dalam artikel yang berjudul "Presiden Minta TGIPF Ungkap Tuntas Tragedi Kanjuruhan Kurang dari Sebulan" yang dijelaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud Md bahwa Presiden Jokowi meminta TGIPF untuk bisa mengungkap fakta tragedi Kanjuruhan dalam kurang dari satu bulan.

"Saya baru saja melapor kepada Presiden terkait kerusuhan di Kanjuruhan itu. Pertama, tim pencari fakta itu diminta segera bekerja, kalau bisa tidak sampai satu bulan sudah bisa menyimpulkan. Ujar Mahfud Md yang bertindak sebagai ketua TGIPF.

Baca Juga: Buntut Rizky Billar KDRT Lesti Kejora, Karir Hancur, Diboikot KPI hingga Kena Sanksi Sosial

Dikatakan bahwa permasalahan utama dalam tragedi tersebut telah di ketahui, dan hanya tinggal mengusut secara lebih detail terkait permasalahan-permasalahan lainya.

"Masalah besarnya sebenarnya sudah diketahui, tinggal masalah-masalah detailnya itu bisa dikerjakan mungkin tidak sampai satu bulan," tambahnya.

Presiden Jokowi pada hari ini telah mengeluarkan Surat Keputusan Presiden (Keppres) sebagai dasar TGIPF bekerja dan juga untuk menaungi dari berbagai institusi yang bekerja menginvestigasi kejadian dari tragedi Kanjuruhan tersebut.

"Misalnya Menpora punya tim, PSSI punya tim, Irwasum punya tim, itu bagus untuk menyelidiki itu agar terang lalu nanti dikoordinasikan dengan kami di sini, di Kemenko Polhukam. Jadi ini yang dibentuk oleh Presiden," ungkap Mahfud Md.

Mahfud Md juga menjelaskan bahwa tim gabungan yang dipimpinnya tersebut akan berupaya untuk memenuhi target yang diberikan oleh Joko Widodo.

Halaman:

Editor: Dian Naren

Sumber: Kominfo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X