1 Hal Penting Hilang dari JPU saat Ajukan Tuntutan untuk Richard Eliezer, Jasman: Seharusnya Ada...

- Senin, 30 Januari 2023 | 17:01 WIB
Terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E bersiap menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (18/10/2022). (Republika/Thoudy Badai)
Terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E bersiap menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (18/10/2022). (Republika/Thoudy Badai)

AYOJAKARTA.COM - Tuntutan hukuman dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk Richard Eliezer hingga kini masih santer dibicarakan.

JPU memberikan tuntutan 12 tahun penjara pada Richard Eliezer yang cukup menggemparkan sehingga menuai sorotan.

Mahfud MD, sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan disingkat (Menkopolhukam) juga menyoroti soal tuntutan yang diberikan JPU pada Richard Eliezer.

Baca Juga: Terbaru! Jaksa Tolak Pledoi Richard Eliezer, Begini Penjelasan Lengkapnya

Bahkan Mahfud MD sampai menuliskan surat terbuka pada Richard Eliezer usai pembacaan pembelaan dalam sidang pledoi.

Hal ini juga disoroti oleh mantan jaksa, Jasman Panjaitan yang membahas soal tuntutan dari JPU.

Diungkapkan, seorang jaksa dalam JPU biasanya saat akan memberikan tuntutan akan melaporkan pada atasan.

Baca Juga: Dipertanyakan! Pledoi Richard Eliezer Ditolak, Ronny Talapessy Sebut Ada Kontradiksi dengan Pandangan Jaksa

Terlebih karena ini kasus yang menarik perhatian banyak pihak, JPU bahkan menyampaikan tuntutan hingga Jampidum.

"Ini yang harus terungkap, ini yang dikatakan pak Mahfud tadi," ungkap Jasman, dikutip AyoJakarta.com dari siaran Metro TV pada Senin, 30 Januari 2023.

Jasman menyebut satu hal yang penting dalam mengajukan tuntutan pada terdakwa.

"Harusnya ada sensitifitas yang hidup di dalam hati para jaksa," tambahnya.

Baca Juga: JPU Yakin Richard Eliezer Tembak Brigadir J Akibat Loyalitasnya Terhadap Ferdy Sambo: Bukan Adanya Tekanan!

Dia melanjutkan, jika melihat tuntutan dari jaksa pada Richard Eliezer, hal penting tersebut nampaknya hilang.

Halaman:

Editor: Tedi Rukmana

Sumber: YouTube MetroTV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X