JAKARTA, AYOJAKARTA.COM-- Nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka punya kans kuat menggantikan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Nama Gibran bersaing dengan Menteri Sosial Tri Rismaharini namun, Gibran punya sejumlah keuntungan.
Hal ini seperti disampaikan pengamat politik Zaki Mubarak saat menganalisis dua nama kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yakni Gibran dan Risma yang diprediksi bakal maju di Pilkada 2024.
Menurut Zaki Mubarak, soal kelayakan keduanya untuk menggantikan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta di Pilkada 2024 itu relatif.
Baca Juga: Jawaban Menohok Gibran saat IPW Sebut Piala Menpora Ecek-ecek
"Layak atau nggak relatif. Namanya politisi pasti punya ambisi untuk berkuasa," jelas Zaki Mubarak, dikutip dari Wartaekonomi--Jaringan Suara.com-jaringan Ayojakarta.com, Selasa (15/2).
Kelayakan itu kata Zaki tentu saja diukur dari kacamata para pendukung. Meski begitu menurutnya, kelayakan tetap harus diukur dari kinerja.
"Namun, kelayakannya bisa diukur dengan kinerjanya," ungkapnya.
Zaki yang merupakan akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta itu menyoroti sejauh mana Gibran mampu merealisasikan janji-janji kampanyenya.
Baca Juga: Piala Menpora 2021: PT LIB Cek Kesiapan Stadion Manahan Bersama Gibran
Terlebih, Gibran tidak seperti kepala daerah kebanyakan yang harus berusaha lebih keras untuk mendapatkan proyek besar.
"Gibran itu diuntungkan karena anak presiden," tegas Zaki Mubarak.
Bahkan, banyak menteri yang datang ke Solo untuk sowan dan menawarkan berbagai proyek.
Akan tetapi, Zaki Mubarak sangat meragukan Tri Rismaharini untuk bisa maju.
"Risma belakangan makin meragukan, banyak blunder yang dia buat sendiri," jelas Zaki Mubarak.

Share this article
Pengamat Politik UIN Jakarta: Gibran tidak seperti kepala daerah kebanyakan yang harus berusaha lebih keras untuk mendapatkan proyek besar.