TEBET, AYOJAKARTA – Pemerintah Indonesia memperketat perbatasan-perbatasan dengan Malaysia. Tindakan ini menyusul adanya varian baru dari varian Delta yaitu AY.4.2 yang masuk Malaysia.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa hingga 8 November 2021, varian tersebut belum atau tidak terdeteksi di Indonesia. Hingga saat ini, kata dia, pemerintah terus melakukan genome sequence antara 1.500 hingga 1.800 tes per bulan.
“Sampai sekarang kita belum lihat (varian AY.4.2). Kita tetap jaga perbatasan-perbatasan, apalagi ini dengan Malaysia. Banyak orang Indonesia yang pulang-pergi Malaysia baik darat, laut, dan udara,” ujar Budi dalam konferensi persnya, Selasa 9 November 2021.
Budi menegaskan, pemerintah akan mengetatkan penjagaan di tiga jalur tersebut dengan Malaysia. Hal ini dilakukan agar dapat menahan masuknya potensi varian baru ke Indonesia.
Varian AY.4.2 juga dikenal sebagai Delta Plus. Varian ini mempunyai dua mutasi tambahan pada protein spike Covid-19 yaitu Y145H dan A222V.
Varian Delta Plus yang berasal dari Inggris ini diduga lebih ganas dari varian Delta, varian yang menyebabkan adanya gelombang kedua Covid-19 di Indonesia pada Juni lalu.

Share this article
Pemerintah akan mengetatkan penjagaan di tiga jalur tersebut dengan Malaysia. Hal ini dilakukan agar dapat menahan masuknya varian baru