DENPASAR, AYOJAKARTA –Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meluncurkan gerakan mobil masker di seluruh wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Bali.
Kepala BNPB Ganip Warsito menjelaskan bahwa program mobil masker di Provinsi Bali ini merupakan gerakan lanjutan BNPB dalam penguatan protokol kesehatan yang sebelumnya telah dilakukan di wilayah DKI Jakarta beberapa waktu lalu.
“Saya mengajak masyarakat dan masyarakat adat Bali untuk memutus mata rantai penularan virus Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan, salah satunya menggunakan masker dengan benar,” kata Ganip dalam keterangan resminya, seperti dikutip laman resmi Satgas Covid-19, Jumat 20 Agustus 2021.
Setiap wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Bali akan mendapatkan bantuan sebanyak 50.000 masker. Bantuan dengan jumlah yang sama akan diterima oleh pihak pemerintah provinsi untuk selanjutnya didistribusikan di pusat-pusat aktivitas masyarakat.
Ganip yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional berharap dukungan ini dapat membantu pemerintah daerah untuk menguatkan dan mengendalikan penyebaran virus.
"Dengan upaya kolektif dan nilai-nilai budaya kuat yang dimiliki masyarakat Bali, pandemi Covid-19 dapat berakhir," ujarnya.
"Selanjutnya kehidupan masyarakarat yang sangat didukung sektor pariwisata dapat kembali pulih, seperti program yang dicanangkan BNPB dengan "Bali Bangkit' dan ‘Bali Kembali'," lanjut Ganip.
Total ada 14 mobil masker yang akan bertugas membagikan masker di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bali. Nantinya, gerakan ini juga akan dibantu oleh para relawan dan mahasiswa yang siap membagi-bagikan masker di pusat-pusat aktivitas masyarakat.
Sebelumnya, BNPB mendistribusikan 80.000 masker di beberapa titik ruang publik di DKI Jakarta, seperti tempat ibadah, pasar, terminal dan stasiun.

Share this article
Program mobil masker di Bali ini merupakan gerakan lanjutan BNPB dalam penguatan protokol kesehatan yang sebelumnya dilakukan di DKI.