BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Pekan ini, sebanyak enam daerah di Jawa Barat masuk ke dalam kategori zona risiko tinggi penyebaran Covid-19 atau zona merah. Dua di antaranya akan segera melangsungkan Pilkada Serentak.
"Minggu ini status zona merah masih sama, 6 daerah, tapi bertukar beberapa lokasi," ungkap Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Makodam III Siliwangi Kota Bandung, Senin (7/12/2020).
Keenam daerah tersebut adalah Kota Depok, Kabupaten Karawang, Kota Bandung, Kabupaten Garut, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Majalengka. Sementara dua daerah yang akan melangsungkan pilkada adalah Kota Depok dan Kabupaten Karawang.
"Maka Depok dan Karawang akan diberikan status siaga dalam pelaksanaan pilkada, karena mereka masuk ke dalam delapan daerah (di Jabar) yang akan pilkada," ungkapnya.
Emil, sapaan Ridwan Kamil, juga menyebutkan penanganan daerah zona merah tersebut ada di bawah kuasa kepala daerah masing-masing. Termasuk Kota Bandung yang masih melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional.
"Kota Bandung zona merah, KBB (Kabupaten Bandung Barat) sudah tidak. Kebijakan Kota Bandung saya serahkan kontiuitasnya kepada wali kota," ungkapnya. Adapun daerah sisanya, ia mengatakan, mayoritas berada di zona kuning atau zona risiko rendah.
"Sisanya membaik dan kita lebih banyak zona kuning dibanding oranye," jelasnya. (Nur Khansa)

Share this article
Pekan ini, sebanyak enam daerah di Jawa Barat masuk ke dalam kategori zona risiko tinggi penyebaran Covid-19 atau zona merah.