TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pencairan dana bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) termin 2 oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dari tahap 1 hingga saat ini tahap 3 jika ditotal jumlahnya disalurkan ke 8,04 juta orang penerima.
Namun, masih banyak netizen di media sosial yang mempertanyakan belum cairnya dana BLT atau BSU termin 2 ke rekening BNI, Mandiri, BRI, BCA. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mengungkapkan, realisasi penyaluran untuk termin 2 secara total tahap 1 dan tahap 2 sudah mencapai 1,5 juta orang.
“Sisanya masih dalam proses penyaluran dan terus kami monitor perkembangan penyalurannya. Saya mohon agar para pekerja dan buruh bersabar karena jumlah dana yang harus ditransfer bank penyalur ke masing-masing rekening penerima cukup besar, baik yang rekeningnya Himbara maupun yang bank swasta”, kata Ida dikutip laman kemnaker.go.id, Senin (15/11/2020).
Oleh karenanya, bagi kalian yang belum mendapatkan BLT atau BSU termin 2 hingga tahap 3 ini diharapkan bersabar. Ida membeberkan realisasi sementara penyaluran dana bantuan termin 2 untuk tahap 1 telah tersalurkan kepada 844 ribu pekerja atau sekitar 38,71%. Lalu, tahap 2 telah tersalurkan kepada 685 ribu pekerja atau sekitar 25,26%.
"Percepatan penyaluran ini sebagai ikhtiar pemerintah untuk membantu daya beli pekerja/buruh yang terdampak pandemi Covid-19,” ujar Ida.
Berikut ini alur pencairan BLT atau BSU untuk pekerja dan buruh formal termin 1 yang Ayojakarta sarikan dari penjelasan BPJS Ketenagakerjaan dan Kemnaker:
Pertama: Perusahaan melalui bagian yang mengurus sumber daya manusia (SDM) mendata pekerja yang terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan dan memiliki gaji di bawah Rp5 juta per bulan. Bagian SDM atau human resources development (HRD) mengumpulkan nomor rekening para calon penerima.
Kedua: HRD mengirimkan data nomor rekening para calon penerima BLT pekerja kepada BP Jamsostek.
Ketiga: BPJS Ketenagakerjaan melakukan validasi terhadap rekening calon penerima BLT pekerja dalam tiga tahap.
Keempat: Setelah tiga tahapan validasi selesai, data nomor rekening calon penerima BLT untuk pekerja diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan.
AYO BACA : BLT GURU HONORER KEMENDIKBUD: Rp1,8 Juta Tak Akan Cair ke Penerima Prakerja! Cek Penerima di Sini!
Kelima: Sesuai dengan petunjuk teknis penyaluran BLT untuk pekerja, Kemnaker memiliki kesempatan sampai 4 hari untuk melakukan checklist.
Keenam: Selesai checklist, dana nomor rekening calon penerima BLT pekerja diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).
Ketujuh: KPPN menyalurkan BLT kepada bank penyalur yakni bank yang masuk menjadi anggota Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara).
Kedelapan: Bank Himbara lantas menyalurkan BSU ke rekening penerima secara langsung, baik itu rekening bank sesama bank Himbara, maupun rekening bank swasta termasuk BCA.
Dengan mengikuti alur tersebut, untuk para guru agama bukan PNS (honorer) sebagai calon penerima BLT Rp1,2 juta yang memiliki rekening bank swasta termasuk Bank BCA dipastikan membutuhkan waktu lebih panjang karena harus melalui transfer antarbank. Penjelasan tentang hal itu berulang kali disampaikan oleh Bank BCA melalui akun Twitter resmi mereka @HaloBCA dalam berbagai kesempatan.
Mengikuti alur pencairan BLT atau BSU untuk pekerja termin 1 itu, langkah di butir pertama dan butir keenam tentu tidak diperlukan lagi. Prosesnya tinggal dari KPPN kepada Bank Himbara kemudian ditransfer ke rekening penerima yang memang sudah terdaftar di termin 1.
AYO BACA : BLT GURU HONORER KEMENDIKBUD: Begini 5 Syarat dan 3 Cara Cek Penerima BLT Rp1,8 Juta!

Share this article
Pencairan dana bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) termin 2 oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dari tahap 1 hingga saat ini tahap 3 jika ditotal jumlahnya disalurkan ke 8,04 juta orang penerima.