TEBET, AYOJAKARTA.COM – Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan bahwa gelombang 10 akan dibuka pada siang hari ini. Dia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan proses seleksi untuk gelombang 9.
“Belum ada kepastian soal itu (pembukaan gelombang 10),” kata Louisa saat dihubungi Ayojakarta, Kamis (24/9/2020).
AYO BACA : PEMBUKAAN PRAKERJA GELOMBANG 10: Dibuka Siang Ini. Kuota 200 Ribu dan Jadi Gelombang Terakhir?
Louisa juga tidak banyak berkomentar mengenai kapan gelombang 10 akan dibuka. Hal ini sedikit berbeda dengan timeline yang biasanya digunakan oleh Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja terkait pengumuman dan pembukaan gelombang.
Biasanya, Kartu Prakerja akan membuka gelombang baru bersamaan dengan akhir pengumuman seleksi di gelombang sebelumnya yang berlangsung 3 hari.
Hal ini kemungkinan karena kuota yang tinggal tersisa 200 ribu dan adanya kuota baru yang dihasilkan dari dicabutnya 180 ribu peserta dari gelombang 1 hingga 4.
Terkait hal itu, Louisa menuturkan pihaknya sedang menunggu arahan dari Komite Cipta Kerja (KCK). Ketika ditanya mengenai apakah kuota tersebut akan diikutkan ke dalam gelombang 10, Louisa mengaku sedang melakukan pengumpulan data.
“Datanya sedang kami konsolidasikan. Kami juga harus melihat berapa orang yang tidak membeli pelatihan pertama di setiap gelombang, sehingga akunnya terpaksa diblokir,” jelasnya.
Peserta Kartu Prakerja akan mendapatkan insentif berupa bantuan dari pemerintah sebesar Rp3,55 juta. Rinciannya, peserta akan mendapatkan uang bantuan pelatihan sebesar Rp1 juta, insentif pasca-pelatihan Rp600.000 per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp50.000 untuk tiga kali.
Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 20 triliun untuk program subsidi lewat Kartu Prakerja. Dari total anggaran pelaksanaan Rp20 triliun, rinciannya sebesar Rp5,6 triliun untuk biaya pelatihan, insentif sebesar Rp13,45 triliun, dan dana survei Rp840 miliar.

Share this article
Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan bahwa gelombang 10 akan dibuka pada siang hari ini.