AYOJAKARTA.COM – PERKEMBANGAN Covid-19 di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan dari hari ke hari. Hal itu bisa dilihat lewat data yang dikumpulkan Ayojakarta dari laman resmi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Indonesia, covid19.go.id.
Indonesia mencatat kasus pertama Covid-19 pada 2 Maret 2020, tepatnya di Depok Jawa Barat. Dua warga Depok terkonfirmasi positif Covid-19 setelah melakukan pertemuan dengan warga negara Jepang.
Tiga hari berturut-turut setelah itu, tidak tercatat kasus baru alias nol kasus positif Covid-19. Indonesia baru kembali mengkonfirmasi adanya warga yang terinfeksi virus Corona pada 6 Maret 2020. Juga sebanyak 2 orang.
Memasuki 24 Maret, untuk pertama kalinya Indonesia mencatat lebih dari 100 kasus baru. Tepatnya 106 kasus positif ditemukan dalam sehari. Terhitung 24 Maret hingga 5 April, secara terus-menerus Indonesia mencatat penambahan lebih dari 100 kasus baru per hari.
Indonesia mulai mencatat kasus harian melebihi level 200 kasus pada 6 April. Bahkan, 3 hari kemudian yakni pada 9 April, penambahan konfirmasi positif sudah berada di atas angka 300-an, tepatnya 337 kasus, per hari.
Bulan-bulan berikutnya, persebaran Covid-19 di Indonesia makin massif dilihat dari sisi kasus harian. Hal itu dibuktikan dengan adanya penemuan kasus yang melebihi angka 400 pada 17 April, 24 April, 28 April, 1 Mei, dan 5 Mei.
Kenaikan terus terjadi hingga akhirnya Indonesia memasuki penambahan melebihi 1.000 kasus per hari. Pada 9 Juni, merupakan kali pertama Indonesia mencatat ribuan kasus positif yaitu sebanyak 1.042 kasus.
TEMBUS 100 RIBU KASUS
Hingga pada akhirnya, total konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia menembus angka 100 ribuan kasus pada 27 Juli dengan 100.303 kasus. Jadi, menurut hitungan Ayojakarta, butuh waktu 147 hari, terhitung dari 2 Maret hingga 27 Juli, untuk mencapai angka 100 ribu kasus positif Covid-19 di Indonesia.
Pada periode itu, yang perlu digarisbawahi adalah data sejak 23 Juni. Sejak tanggal itu sampai setelahnya, boleh dibilang selalu terjadi penambahan harian di atas seribu kasus. Bahkan, pada 9 Juli 2020, tercatat 2.657 kasus positif terkonfirmasi.
Jadi, selama Juli 2020, Indonesia sudah tidak lagi mencatatkan ratusan kasus melainkan ribuan kasus per harinya. Bahkan, pada 28-29 Agustus, kasus harian mulai menembus angka 3.000 kasus.
Hingga akhirnya total kasus positif di Indonesia memasuki lebih dari 200 ribu pada 9 September 2020. Perjalanan dari 100 ribu kasus sampai 200 ribu kasus hanya butuh waktu 44 hari, terhitung dari 27 Juli hingga 9 September.
MENUJU 300 RIBU KASUS
Sekarang coba hitung-hitung, kira-kira butuh waktu berapa hari untuk sampai ke 100 ribu ketiga atau menembus angka 300 ribu pasien Covid-19 di Indonesia.
Sampai 22 September 2020 pukul 12.00, Kementerian Kesehatan mencatat total kasus di Indonesia mencapai 252.923 kasus positif. Angka itu dengan penambahan terakhir harian mencapai 4.071 kasus.
Lalu coba kita ambil rata-rata penambahan kasus harian sejak 10 September sampai dengan data terakhir yakni 22 September. Selama periode 10—22 September yakni 13 hari terjadi penambahan sebanyak 49.581 kasus. Dengan begitu, rata-rata penambahan per hari sebanyak 3.814 kasus.
Sampai 22 September, total kasus Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 252.923 kasus. Berarti tinggal 47.077 kasus lagi untuk menggenapkan total kasus di Indonesia di angka 300 ribu kasus.
Langkah lanjutannya kita tinggal membagi 47.077 kasus itu dengan rata-rata penambahan harian sejak 10 September yakni 3.814 kasus yang hasilnya 12,343 atau kita bulatkan 13 hari.
Jadi, mengikuti tren yang terjadi dalam 13 hari mendatang, hampir pasti angka kasus Covid-19 di Indonesia akan menembus angka 300 ribu kasus.
Dengan begitu, menurut perhitungan Ayojakarta, kemungkinan besar hanya butuh 26 hari untuk sampai menembus angka 300 ribu kasus atau seratus ribu ketiga di Indonesia.

Share this article
Kasus Covid-19 Indonesia: 100 Ribu Pertama 147 Hari, 100 Ribu Kedua 44 Hari, 100 Ribu Ketiga Cuma Butuh 26 Hari?