TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kasus positif Covid-19 harian Indonesia masih terus melebihi 3.000 kasus per harinya. Hari ini, Senin (14/9/2020), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada penambahan sebanyak 3.141 kasus positif Covid-19 di Indonesia.
Kasus harian tersebut menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 221.523 kasus. Angka itu termasuk 54.277 kasus dalam perawatan, 158.405 kasus sembuh, dan 8.841 kasus meninggal dunia.
Rekor tertinggi penambahan kasus harian Covid-19 di Indonesia sebelumnya tercatat pada 10 September yakni sebanyak 3.861 kasus, sedangkan tertinggi kedua diikuti dengan kasus pada 12 September, yaitu 3.806 kasus.
Indonesia diperkirakan akan mulai memasuki tahap 4.000 kasus per harinya. Hal itu dapat terjadi jika tidak ada ketegasan dalam melaksanakan protokol kesehatan.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa ketimpangan kapasitas testing antardaerah harus segera diperkecil.
“Jangan sampai ada yang sudah terlalu tinggi tapi ada provinsi-provinsi yang lain yang masih jauh di bawahnya,” ujar Presiden saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas (Ratas) membahas Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional secara daring dari Istana Merdeka, Senin (14 September 2020).
Kepala Negara mencontohkan misalnya di DKI Jakarta sudah mencapai 324.000 testing, Jawa Timur masih 184.000 testing, Jawa Tengah 162.000 testing, di Jawa Barat 144.000 testing, dan provinsi-provinsi yang lain yang masih di bawah 100.000 testing.
Pada kesempatan itu, Presiden juga mengingatkan bahwa negara Indonesia adalah negara kepulauan, karena itu, pemahaman mengenai penyebaran Covid-19 sangat penting dalam menangani pandemi ini sehingga tidak bisa dibandingkan dengan negara lain yang bukan kepulauan.
“Oleh sebab itu, saya minta ini kepada Menteri Kesehatan dan Komite Satgas untuk fokus dalam penanganan ini sehingga hasilnya setiap minggu bisa kelihatan angka-angkanya,” kata Presiden seperti dilansir laman resmi Sekretariat Kabinet, setkag.go.id.
Ditekankan Presiden, peningkatan penegakan disiplin dalam menjaga protokol kesehatan, sangat penting terutama mengenai masker dan physical distancing.
Soal pemulihan ekonomi nasional, Presiden sampaikan masih punya waktu sampai akhir September dalam meningkatkan daya ungkit ekonomi, daya beli masyarakat, dan konsumsi rumah tangga di kuartal III ini.
“Oleh sebab itu, saya minta seluruh program insentif yang sifatnya cash transfer agar benar-benar diperhatikan, dipercepat,” tandas Presiden.

Share this article
Update Harian Covid-19 Nasional: Penambahan 3.141 Kasus (14 September 2020)