SOLO, AYOJAKARTA.COM – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi memberi penekanan pada jajaran kepolisian di Solo Raya dalam apel bersama di halaman Stadion Manahan, Kota Solo, Selasa (18/8/2020).
Dalam arahan, Kapolda menekankan pada tiga hal terkait pengamanan di Solo Raya, yakni kasus penganiayaan yang dilakukan kelompok intoleran di Pasarkliwon, penanganan dan percepatan Covid-19, dan pelaksanaan Pilkada 2020.
Penekanan Kapolda pada kasus kelompok intoleransi menegaskan, jajaran kepolisian harus bersikap tegas untuk menuntaskan persoalan di masyarakat. “Setiap Kapolres di masing-masing wilayah, perwira, dan anggotanya bersama-sama mengatasi krisis. Beri keamanan dan kenyamanan pada masyarakat,” tegas Kapolda.
Kapolda menginginkan polisi merupakan petarung, bukan jadi ayam sayur yang disembelih dan dimakan dagingnya. “Kalau petarung itu mampu dalam situasi apa pun. Polri tidak hanya profesi, tetapi jalan untuk mengabdi,” ucap Kapolda.
“Kegiatan ini berjenjang dan berlanjut. Hadirnya Polri bisa dirasakan manfaatnya jangan menyakiti hati masyarakat,” sambung Luthfi.
Diberitakan sebelumnya, kasus penganiayaan di Kampung Mertodranan, Pasarkliwon, Solo, pada Sabtu (8/8/2020), menjadi atensi Polda Jateng. Kekinian, polisi telah mengamankan 10 orang dan 6 di antaranya menjadi tersangka.
"Saya tegaskan jajaran Polda Jawa Tengah di-backup Direktorat Pidana Umum Mabes Polri akan mengejar kelompok intoleran itu. Saya sudah menyampaikan ke seluruh Kapolres di Jawa Tengah khususnya di Solo tidak ada tempat untuk kelompok intoleran," ujar Kapolda.
Selain memberikan atensi pada kasus kelompok intoleran di Pasarkliwon, Kapolda mengatakan pada percepatan penanganan Covid-19. “Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh anggota dalam penanganan Covid-19. Berikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat. Kalau punya masker berlebih, ya dibagi ke masyrakat,” imbuhnya.
Penanganan pada pelaksanaan Pilkada 2020 juga menjadi perhatian Polda Jawa Tengah selanjutnya. Dalam tujuh daerah di Solo Raya, hanya Kabupaten Karanganyar yang tidak melaksanakan pemilihan kepala daerah.
Kegiatan apel kesiapan pasukan tersebut diikuti jajaran Kapolres se-Solo Raya, dengan total melibatkan 480 personel.

Share this article
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi memberi penekanan pada jajaran kepolisian di Solo Raya dalam apel bersama di halaman Stadion Manahan, Kota Solo, Selasa (18/8/2020).