CIREBON, AYOJAKARTA.COM -- Seorang warga di Cirebon merugi puluhan juta rupiah setelah diduga ditipu rekrutmen pegawai yang mengatasnamakan PT KAI (Persero).
Berdasarkan informasi, korban dijanjikan bisa menjadi pegawai PT KAI dengan membayar uang kepada pelaku. Dia dijanjikan akan ditempatkan sebagai polisi khusus kereta api (polsuska).
"Korban sudah mendatangi kantor Daop 3 Cirebon. Ada 1 orang korbannya," ungkap Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arief.
AYO BACA : Kasir Money Changer di Kepri Gelapkan Uang Rp12,9 Miliar
Pihaknya kemudian langsung mengarahkan korban untuk melaporkannya kepada petugas Polres Cirebon Kota. Dia memastikan, situasi yang dihadapi korban sudah masuk ranah pidana dan harus dilaporkan kepada polisi untuk diselidiki. Akibat kejadian itu, korban menderita kerugian puluhan juta rupiah.
VP PT KAI Daop 3 Cirebon, Wisnu Pramudyo memastikan, dalam hal pemenuhan kebutuhan SDM, PT KAI menginformasikannya hanya melalui website resmi recruitment.kai.id.
"Kami ingatkan masyarakat untuk waspada akan penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI," katanya.
AYO BACA : Modus Jualan Parcel Harga Murah Tak Wajar, Perempuan Raup Untung hingga Rp 1 Miliar
Bila menemukan info rekrutmen yang tidak bersumber dari situs tersebut, pihaknya meminta untuk mengabaikannya.
Dalam proses rekrutmen, pihaknya pun tidak memungut biaya sepeser pun seperti uang muka, uang tanda jadi, penggantian biaya akomodasi atau segala jenis biaya serupa.
Masyarakat diharap lebih jeli dan teliti bila menerima pesan berupa pengumuman rekrutmen. Jangan mudah tertarik dan waspada akan segala bentuk kemudahan yang ditawarkan untuk menjadi pegawai dari oknum yang mengatasnamakan KAI.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk melapor kepada pihak kepolisian dan tak meneruskan/menyebarkan pesan tentang pengumuman rekrutmen KAI yang terindikasi palsu, demi menghindari semakin banyaknya orang yang tertipu," tandasnya.(Erika Lia)
AYO BACA : Waspada! Segera Hapus jika Menerima Teks Jahat Ini di Iphone

Share this article
Seorang warga di Cirebon merugi puluhan juta rupiah setelah diduga ditipu rekrutmen pegawai yang mengatasnamakan PT KAI (Persero).