TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Kasus konfirmasi positif harian Covid-19 Indonesia terus di angkat lebih dari 1.000 kasus. Selama 24 jam terakhir sampai pukul 12.00 WIB, Kamis 30 Juli 2020, menurut data Kementerian Kesehatan, terjadi penambahan 1.904 kasus baru.
AYO BACA : KISAH ANAK PANCONG: Rahasia Indomie Ibu Sami
Angka tersebut merupakan kasus penambahan harian tertinggi keempat setelah rekor pada 9 Juli 2020 yaitu 2.567 kasus. Statistik di laman covid19.go.id, situs resmi pemerintah pusat terkait dengan pandemi Covid-19, memperlihatkan ada tiga kasus harian tertinggi. Kasus kedua tertinggi pada 29 Juli 2020 sebanyak 2.381 kasus, dan tertinggi ketiga pada 23 Juli sebanyak 1.906 kasus.
AYO BACA : Mimpi Kerja di Kedutaan? Ini Ada Lowongan Kerja di Kementerian Luar Negeri, Guys
Dengan penambahan kasus selama 24 jam kemarin, total kasus positif mencapai 106.336 kasus sejak pemerintah mengumumkan pasien pertama pada 2 Maret. Dari jumlah tersebut, tercatat 64.292 kasus sembuh dan 5.058 orang meninggal.
DKI Jakarta menjadi salah satu dari dua provinsi yang mendapatkan perhatian khusus dari Satgas Covid-19, selain Gorontalo. Satgas Covid-19 menyebutkan lima wilayah administratif di DKI termasuk dalam zona merah atau risiko tinggi penyebaran virus Corona. Satu lagi wilayah, Kabupaten Kepulauan Seribu, masuk kategori risiko sedang.
Menurut catatan Ayojakarta, sudah lima kali penambahan kasus positif harian di Jakarta melewati angka 400 kasus. Rekor tertinggi, menurut data corona.jakarta.go.id, terjadi pada 27 Juli dengan 472 kasus. Gubernur DKI Anies Baswedan ketika menanggapi mengapa angka positif Covid-19 di Jakarta melonjak melalui akun Instagram-nya menyatakan sepanjang Juli , ada 6.05 orang di Jakarta yang terkonfirmasi positif Covid 19.
“Tim Puskesmas Jakarta aktif mencari sejak Juni. Tak heran kalau angka positif melonjak,” ujar Anies melalui kanal Youtube-nya pada Jumat 24 Juli.
AYO BACA : Penambahan Kasus Positif Melejit Lagi

Share this article
UPDATE COVID-19: Jumlah Harian Positif Covid-19 Bertambah 1904 Kasus