LUWU UTARA, AYOJAKARTA.COM - Update terakhir banjir bandang yang terjadi di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, hingga pukul 14.00 WIB, Rabu (15/7/2020), kini dinyatakan menelan korban sebanyak 21 jiwa. Jumlah korban tersebut didapatkan setelah tim SAR menemukan lima jenazah lainnya. Sementara, dua orang masih dalam pencarian.
\"Hari ini 5 jenazah,\" kata Mustari melalui keterangan tertulisnya, Rabu (15/7/2020).
Selain itu, jumlah korban yang selamat tercatat ada 1.542 orang dari jumlah penduduk 1565.
\"Data korban yang luka-luka ada 10 orang. Dirawat di RSUD Masamba,\" sebut Mustari.
AYO BACA : 4.930 Keluarga Terdampak Banjir Bandang di Luwu Utara
Para korban yang meninggal dunia ditemukan dalam kondisi mengenaskan seperti tertimbun lumpur, terjebak dalam rumah, hingga terseret arus banjir.
\"Ada yang tertimbun lumpur dan terjebak dalam rumah, terseret arus juga,\" kata dia.
\"Ada beberapa korban yang tertimbun lumpur dan material seperti kayu saat ditemukan. Petugas Sar harus menggali dan menyingkirkan kayu yang menimpa korban meninggal untuk dapat dievakuasi,\" Mustari menambahkan.
Akses jalan yang sulit dijangkau dikarenakan terdampak lumpur menjadi kendala yang dihadapi tim SAR dalam melakukan pencarian korban banjir bandang Luwu Utara.
\"Kendalanya antara lain komunikasi yang terbatas, juga dalam proses pencarian ketinggian lumpur menghambat pergerakan tim serta area pencarian yang cukup luas,\" tutup Mustari.
AYO BACA : Pedangdut Evi Masamba Lelang Alphard untuk Korban Banjir Luwu Utara

Share this article
Update terakhir banjir bandang yang terjadi di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, hingga pukul 14.00 WIB kini dinyatakan menelan korban sebanyak