PASURUAN, AYOJAKARTA.COM - Satu keluarga terdiri dari ibu (25), anak (3), dan ayah (27) dilempar bondet atau bom ikan saat tertidur pulas. Sang ayah bernama Murtado tewas karena mengalami luka parah di kepala. Hingga kini polisi belum menangkap siapa pelaku yang melempar bom ikan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adrian Wimbarda mengatakan, bom tersebut dilempar sekira pukul 03.20 WIB. Saat dilempar bondet, korban sedang tidur di kamar bersama anak dan istrinya.
AYO BACA : Polisi Buru Pimpinan Pengajian Terkait Pelaku Bom Bunuh Diri Medan
Pelaku diketahui melempar bodet tersebut dengan masuk ke rumah dulu dengan mencongkel jendela, kemudian menghampiri kamar yang ditiduri korban. Namun ada jejak bekas tangan yang tertinggal oleh pelaku.
"Tidak ada barang korban yang hilang," terang Adrian.
AYO BACA : Pelaku Bom Medan Diduga Sopir Ojol, Ini Respon Grab
Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adrian Wimbarda menjeaskan, korban tewas akibat mengalami luka parah di kepala. Sedangkan istri dan anak korban hanya mengalami luka ringan dan sudah mendapat perawaran di rumah sakit.
Polisi yang terjun ke tempat kejadian perkara (TKP), telah memintai keterangan sejumlah saksi. Namun, motif pembunuhan masih belum bisa disimpulkan.
"Belum bisa disimpulkan motifnya. Pelaku juga belum diamankan," terang Andrian.
AYO BACA : Polisi Sebut Dosen IPB Diduga Bawa 28 Bom Molotov Dompleng Aksi Mujahid 212

Share this article
"Tidak ada barang korban yang hilang," terang Adrian.