CIREBON, AYOJAKARTA.COM -- Kota Cirebon menanti rencana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemprov Jawa Barat. Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis menyebut, saat ini semua daerah di Jabar, termasuk Kota Cirebon, bisa dilintasi siapa pun.
AYO BACA : Sempat Pesimistis, Masker Produksi UKM di Cirebon Ini Banjir Order
"Rencana Pemprov Jabar menerapkan PSBB tingkat provinsi merupakan keputusan baik," ujarnya seusai melakukan video conference dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama seluruh pimpinan daerah se-Jabar di ruang Command Center, Balai Kota Cirebon, Rabu (29/4/2020).
AYO BACA : Berdagang di Jakarta, Pasien Positif di Kabupaten Cirebon Bertambah Lima Orang
Menurutnya, saat ini sudah tak ada lagi istilah daerah episentrum Covid-19 maupun daerah yang masih hijau sebab semua daerah bisa terlintasi. Karenanya, dia menilai, rencana Pemprov Jabar menerapkan PSBB tingkat provinsi sebagai upaya efektif untuk menekan penyebaran Covid-19. Kota Cirebon pun siap menerapkannya.
"Rencana Pemprov menerapkan PSBB merupakan harapan dari Pemkot Cirebon juga. Jadi, sudah klop dan kami siap melaksanakannya," tuturnya.
Rencana Pemprov Jabar menerapkan PSBB diketahui dengan berkaca dari penurunan penyebaran Covid-19 di daerah yang telah melaksanakan PSBB, masing-masing Bogor, Depok, Bekasi, maupun kawasan Bandung Raya. Bila seluruh kepala daerah se-Jabar setuju, gubernur akan mengusulkan penerapan PSBB di Jabar kepada Kementerian Kesehatan. (Erika Lia)
AYO BACA : Warga Nilai PSBB Bandung Raya Belum Efektif
Share this article
Kota Cirebon menanti rencana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemprov Jawa Barat.