BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Wali Kota Bandung Oded M. Danial meminta warga Kota Bandung untuk tidak mudik selama pandemi Covid-19. Termasuk pada Hari Raya Idulfitri yang diprediksi jatuh pada 23-24 Mei 2020.
Hal tersebut disampaikan di Balai Kota Bandung, Selasa (21/4/2020). Oded mengatakan, larangan tersebut berlaku baik untuk warga umum maupun ASN.
AYO BACA : Begini Kondisi Terkini Puluhan Tenaga Medis RSUP dr Kariadi yang Terpapar Covid-19
"Kita sudah sampaikan kepada masyarakat bahwa kita melarang, terutama ASN, untuk mudik," ungkapnya.
"Untuk masyarakat umum, Mang Oded memohon dengan sangat kalau tidak ada kepentingan lebih baik di Bandung saja," tambahnya.
AYO BACA : Jelang PSBB, PWI Kota Bandung Bagikan Ratusan Sembako
Dia mengatakan, pihaknya akan memberi sanksi bagi ASN yang nekat mudik di tengah pandemi Covid-19. Meski demikian, Oded tidak merincikan sanksi apa yang akan diberikan pada pelanggar.
"Akan ada sanksinya nanti. Gimana Mang Oded saja nanti sanksinya," ungkapnya.
Larangan mudik ini juga telah resmi disampaikan Presiden RI Joko Widodo. Larangan tersebut berlaku untuk seluruh warga, di mana sebelumnya Jokowi hanya melarang ASN, TNI-Polri dan pegawai BUMN untuk mudik.
"Mudik semuanya akan kita larang.Oleh sebab itu, saya minta persiapan yang berkaitan dengan itu mulai disiapkan," ungkapnya ketika membuka ratas di Istana Presiden yang disiarkan langsung lewat akun YouTube Setpres, Selasa (21/4/2020). (Nur Khansa)

Share this article
Dia mengatakan, pihaknya akan memberi sanksi bagi ASN yang nekat mudik di tengah pandemi Covid-19.