JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Humas sekaligus hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah jurang di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (29/11/2019) siang.
Anggota Komisi III DPR, Aboebakar Alhabsyi meminta kematian hakim Jamaluddin mendapatkan atensi khusus dari kapolda Sumatera Utara.
"Perkara ini perlu dibongkar, sehingga diketahui siapa pelakunya dan apa motifnya agar terang perihal yang melatarbelakangi terjadinya dugaan pembunuhan tersebut," kata Aboe dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (3/12/2019).
Menurut legislator PKS wilda Kalimantan Barat ini, jika memang dugaan pembunuhan yang terjadi berkaitan dengan perkara yang ditangani, maka perlu ada evaluasi tentang pengamanan para hakim.
Aboe menjelaskan, sebenarnya jaminan keamanan untuk para hakim sudah diatur dalam pasal 48 UU 48/2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Namun sepertinya jaminan keamanan seperti ini belum dapat diberikan untuk para hakim.
Ke depan, saran dia, jika memang banyak persoalan keamanan yang dialami para hakim, Mahkamah Agung perlu duduk bersama dengan Polri untuk mendiskusikan mengenai pengamanan tersebut.
"Apa yang terjadi sungguh kita sesalkan, dan kita berikan doa yang terbaik buat almarhum," imbuh Aboe yang juga ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Share this article
Menurut legislator PKS wilda Kalimantan Barat ini, jika memang dugaan pembunuhan yang terjadi berkaitan dengan perkara yang ditangani, maka perlu ada evaluasi tentang pengamanan para hakim.