JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Tersambungnya infrastruktur digital dari Sabang hingga Merauke, menyebabkan pertumbuhan ekonomi tidak lagi terpusat di Jawa. Sehingga mampu mendorong tumbuhnya ekonomi di bagian Indonesia lainnya.
Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo, Anang Latif mengatakan yang terjadi di Jakarta dan pulau Jawa sudah bisa dirasakan di daerah lain. Jadi memunculkan inovasi masyarakat di luar Jawa.
"Bahkan, hal ini diharapkan dalam memacu kreativitas dari daerah luar Jawa, mengekspose keindahan alam agar bisa memancing pariwisata," ujarnya, dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Kamis (31/10/2019).
Pihaknya, kata Anang, sudah menyediakan jalan tol-nya dengan menyediakan jaringan tulang punggung serat optik Palapa Ring. Untuk selanjutkan, pekerjaan ini akan dilanjutkan oleh para operator telekomunikasi.
"Sebab para operator perlu menyambungkan jaringan dari kabupaten ke kecamatan hingga ke rumah-rumah. Menurut rencana, ada sekitar 5.000 BTS akan dibangun pada tahun 2020 untuk menguatkan sinyal 4G sampai ke seluruh pelosok Tanah Air," ungkapnya.
Menurutnya, persoalan konektivitas teknologi informasi dan komunikasi di era tahun 2019-2024 relatif sudah selesai. Tugas berikutnya, bersama-bersama dengan pihak lainnya mengembangkan SDM digital. Dengan demikian, bisa diakses dari mana saja berkat perkembangan jejaring digital ini.
"Jika ekosistem ini berkembang baik maka target tahun 2045 Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi nomor lima dunia tidak mustahil dicapai. Tentu kita harus menyiapkan SDM dan talenta ekonomi digital sejak dini," jelas Anang.
Potensi ekonomi digital di Indonesia dari tahun ke tahun makin besar. Hasil riset berjudul e-Conomy SEA 2019 yang dilansir Google, Temasek dan, Bain & Company menaksir potensi ekonomi digital di Indonesia bakal menyentuh USD 133 miliar atau Rp1.862 triliun di tahun 2025 mendatang.
.jpg)
Share this article
Tersambungnya infrastruktur digital dari Sabang hingga Merauke, menyebabkan pertumbuhan ekonomi tidak lagi terpusat di Jawa. Sehingga mampu mendorong tumbuhnya ekonomi di bagian Indonesia lainnya. Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo, Anang Latif mengatakan yang terjadi di Jakarta dan pulau Jawa sudah bisa dirasakan di daerah lain. Jadi memunculkan inovasi masyarakat di luar Jawa.