JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Setidaknya ada lima poin utama pidato pelantikan Presiden Joko Widodo. Yaitu pembangunan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan segala bentuk kendala regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi.
Anggota Komisi VI DPR, Nevi Zuairina menilai fokusnya sudah bagus dan relevan dengan kebutuhan Indonesia ke depan. Namun perlu pertimbangan di kemudian hari pada orientasi hasil yang baik.
“Saya berharap, pemerintah yang dipimpin oleh presiden dan wakil presiden, akan memperhatikan proses dan hasil sebagai satu arah tujuan untuk mewujudkan lima poin dalam pidato presiden sebagai langkah awal berfikir yang akan diimplementasikan dalam pekerjaan-pekerjaan kementerian dan lembaga pemerintah. Ini akan menjadi pedoman atau panduan yang akan disinergikan dengan pekerjaan-pekerjaan pembangunan di pemerintahan daerah," ujar Nevi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (21/10/2019).
Legislator PKS ini menyoroti pada poin penyederhanaan segala bentuk kendala regulasi. Sudah lebih 74 tahun negara merdeka, masalah regulasi ini tidak ada yang kokoh dalam memberikan kepuasan pada masyarakat.
Pada upaya merevisi UU Cipta Lapangan Kerja dan UU Pemberdayaan UMKM merupakan langkah yang berani untuk mewujudkan kepuasan masyarakat banyak. Revisi diperlukan manakala ada nilai yang menghambat tercapainya lapangan kerja dan mewujudkan UMKM.
Begitu juga pada poin transformasi ekonomi. Nevi mengingatkan, pada tahun 2020, bangsa ini akan menghadapi sebuah tantangan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia yang sangat luas terpisah pada pulau-pulau namun terkoneksi pada teknologi informasi. Transformasi ekonomi ini sangat tergantung dari sumber daya alam yang diubah menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern sehingga mempunyai nilai tambah tinggi bagi kemakmuran bagsa.
"Namun, tantangan SDM muda atau bonus demografi yang menunggu ledakan akan menjadi sebuah tantangan sekaligus peluang apakah akan menjadi pelaku pembangunan atau hanya sebagai pengangguran," kata dia menekankan.
Nevi pun menyampaikan selamat bekerja kepada presiden dan wakil presiden terpilih yang telah dilantik, kemarin (Minggu, 20/10/2019).
"Semoga lima tahun mendatang, rakyat Indonesia akan mendapatkan keadilan dan kesejahteraan. Kami masyarakat Indonesia, menunggu kerja nyata yang bukan saja membawa kesejahteraan, namun kami bangsa Indonesia menunggu pemimpin negara kita membawa kebahagiaan kepada rakyatnya dengan memberi rasa aman, tentram dan damai di manapun berada," tutup Nevi.

Share this article
Legislator PKS ini menyoroti pada poin penyederhanaan segala bentuk kendala regulasi. Sudah lebih 74 tahun negara merdeka, masalah regulasi ini tidak ada yang kokoh dalam memberikan kepuasan pada masyarakat.