JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Forum Kerja Sama Keamanan dan Keselamatan Laut (Kamlamla) menandatangani komitmen bersama yang dihadiri perwakilan berbagai instansi di Sulawesi Utara. Penandatanganan dilakukan saat sesi terakhir Rapat Koordinasi Pembentukan Forum Kerja Sama Kamlamla yang digelar Direktorat Kerja Sama Bakamla RI, Kamis (26/9/2019).
Rapat koordinasi tersebut digelar dengan tema ''Melalui Pembentukan Forum Kerja Sama Kita Bangun Komitmen Bersama Dalam Keamanan dan Keselamatan Laut di Provinsi Sulawesi Utara''.
Bakamla RI mengajak seluruh pemangku kepentingan di laut dan pemerintah daerah untuk menyamakan persepsi, pola pikir, pola sikap dan pola tindak, dan mengatasi permasalahan secara bersama demi terciptanya rasa aman dan nyaman di laut.
Demikian dikatakan Plh. Direktur Kerja Sama Kolonel Bakamla, Salim mewakili Kepala Bakamla RI saat memberikan sambutan pembukaan acara. Dikatakannya, dengan semakin pentingnya peran laut bagi kehidupan Bangsa maka pengaturan tata pemerintahan di laut menuntut suatu sistem yang dapat menjaga dan mengamankan sumber daya yang tersedia, termasuk bagaimana proses penegakan hukumnya.
Sesuai peraturan perundang-undangan, kewenangan terkait penegakan hukum di laut tersebar ke beberapa Kementerian/Lembaga yang diberikan mandat, dimana seringkali apparat yang satu harus berhadapan dengan apparat penegak hukum lainnya dalam proses penyelidikan dan atau penyidikan perkara di laut. Undang-Undang Nomor 32 tahun 2014 tentang Kelautan mengamanatkan untuk melakukan sinergitas tugas dan fungsi para penegak hukum di wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia,'' ujar Salim.
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edison Humiang, yang sekaligus bertindak selaku narasumber menuturkan tentang Peran dan Keterlibatan Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Wilayah Laut yang Aman di Sulawesi Utara.
Dikatakannya, Geoposisi Sulut yang berhadapan langsung dengan lautan Pasifik menempatkan daerah ini lebih dekat dengan negara-negara yang masuk dalam kerja sama ekonomi Asia Tenggara (AFTA) dan Asia Pasific ( APEC).
''Posisi Sulut relative lebih dekat dengan negara dan kota-kota besar pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan pasifik jika dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya atau Makasar,'' ujar Edison.
Salah satu arah pembangunan yang sedang berjalan yaitu bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Filipina membuka jalur pelayaran Rol on Rol off (Ro-Ro) Davao-General Santos-Bitung, serta mengaktualisasikan upaya realisasi beberapa program prioritas dan proyek strategis nasional, diantaranya yaitu pengembangan Pelabuhan Bitung.
.jpg)
Share this article
Forum Kerja Sama Keamanan dan Keselamatan Laut (Kamlamla) menandatangani komitmen bersama yang dihadiri perwakilan berbagai instansi di Sulawesi Utara. Penandatanganan dilakukan saat sesi terakhir Rapat Koordinasi Pembentukan Forum Kerja Sama Kamlamla yang digelar Direktorat Kerja Sama Bakamla RI, Kamis (26/9/2019)