AYOJAKARTA.COM - Program Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau yang sering disebut KTP Digital kini tengah gencar disosialisasikan oleh pemerintah.
Tujuannya jelas yaitu mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan secara digital. Namun, di tengah antusiasme masyarakat, muncul berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan aktivasi IKD. Agar tak menjadi korban, berikut penjelasan empat modus yang perlu kamu waspadai.
1. Penipuan via Telepon
Modus pertama adalah telepon palsu yang mengaku sebagai petugas Dukcapil. Pelaku biasanya meminta data pribadi seperti NIK, tanggal lahir, atau foto KTP, dengan alasan untuk aktivasi KTP Digital. Padahal, petugas resmi tidak pernah meminta data pribadi lewat telepon.
Baca Juga: Hidup Baru, Pikiran Baru! Ini Langkah Praktis Meningkatkan Motivasi Hidup
2. Penipuan dengan Sidik Jari dan Face ID
Pelaku berpura-pura membantu aktivasi IKD lalu meminta korban menempelkan sidik jari atau memindai wajah melalui aplikasi tertentu. Padahal, data biometrik ini bisa disalahgunakan untuk membuka akun digital lain milik korban.
3. Penipuan dengan Kode OTP
Modus ini paling sering terjadi. Pelaku meminta korban membagikan kode OTP (baik melalui SMS, e-mail, atau panggilan suara) dengan alasan verifikasi. Begitu kode diberikan, penipu bisa mengambil alih akun penting atau mencuri data pribadi korban.
4. Penipuan Melalui Tautan Palsu
Hati-hati dengan pesan berisi tautan atau link aktivasi IKD yang dikirim lewat WhatsApp atau e-mail. Begitu diklik, pelaku dapat menanamkan malware atau langsung mencuri data pribadi.
Cara Aman Aktivasi IKD
Aplikasi resmi Identitas Kependudukan Digital hanya tersedia di Play Store dan App Store. Proses aktivasi dilakukan langsung di loket layanan Dukcapil dengan pendampingan petugas resmi.
Jika kamu menerima telepon, pesan, atau tautan mencurigakan, abaikan dan laporkan ke Dukcapil terdekat. Bangun ulang kesadaran digitalmu! Jangan biarkan penipu menguasai datamu. Kendalikan sendiri proses aktivasi identitas digital agar hidupmu lebih aman, modern, dan sepenuhnya dalam kendalimu.***
Share this article
Waspadai penipuan aktivasi IKD! Jangan berikan data pribadi, sidik jari, atau kode OTP. Aktivasi KTP Digital hanya lewat aplikasi resmi dan loket Dukcapil, bukan via telepon atau tautan.