5 Taktik Cerdas Dedi Mulyadi Ungkap Kasus Vina Cirebon, Ini Langkah Besar Bebaskan Vonis Hukuman 7 Terpidana

Dedi Mulyadi menjadi salah satu sosok yang mengawal kasus kematian Vina Cirebon dan Eky ini secara detail.

Dedi Mulyadi menjadi salah satu sosok yang mengawal kasus kematian Vina Cirebon dan Eky ini secara detail.

AYOJAKARTA.COM - Sosok Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik terkait sepak terjangnya untuk mengungkap kasus kematian Vina Cirebon dan Eky.

Memang kasus Vina dan Eky masih menjadi misteri terkait penyebab kematian korban, apakah disebabkan murni kecelakaan lalu lintas atau penganiayaan hingga pembunuhan.

Mantan Bupati Purwakarta itu menjadi salah satu sosok yang mengawal kasus kematian Vina Cirebon dan Eky ini secara detail setelah dibuka kembali ke ranah publik.

Proses hukum kasus kematian Vina Cirebon dan Eky terus didalami oleh pihak kepolisian.

Mulai dari perilisan DPO, penangkapan Pegi Setiawan yang dianggap sebagai salah satu Daftar Pencarian Orang dan sidang Praperadilan yang dimenangkan oleh Pegi Setiawan sehingga bebas dari jeratan hukum kasus Vina Cirebon.

Sosok Dedi Mulyadi sangat mencuri perhatian terkait beberapa langkah besar yang diambil untuk mengungkap kasus Vina Cirebon yang sampai sekarang belum menemui titik terang.

Lalu taktik cerdas apa saja yang dilakukan oleh Dedi Mulyadi untuk mengungkap kasus kematian Vina Cirebon dan Eky ini?

Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan video di kanal YouTube Cumicumi, Sabtu, 13 Juli 2024, berikut lima taktik cerdas yang dilakukan oleh Dedi Mulyadi untuk mengungkap kasus kematian Vina Cirebon dan Eky.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Dampingi Pegi Setiawan Lakukan Tes DNA, Hasil yang Ditunggu-tunggu Akan Diungkap

1. Melaporkan saksi Aep dan Dede atas dugaan sumpah dan kesaksian palsu

Dedi Mulyadi bersama tim kuasa hukum yang mendampingi tujuh terpidana kasus Vina Cirebon melakukan upaya hukum dengan melaporkan saksi Aep dan Dede ke Bareskrim Polri tanggal 10 Juli 2024.

Laporan ini terkait dugaan kesaksian palsu Aep dan Dede yang menjadi pemicu tujuh terpidana dinyatakan bersalah hingga dijatuhi vonis hukuman seumur hidup.

"Ya, saya hari ini berfokus pada penanganan laporan dugaan sumpah palsu, kesaksian palsu di depan penyidik (Polresta Cirebon tahun 2016), karena bukan dilakukan di depan pengadilan yang kita duga adalah saudara Aep dan saudara Dede," ujar Dedi.

Kesaksian Aep saat penyidikan, menyatakan bahwa kelima orang yang sekarang berstatus terpidana yang berada di depan SMP 11 Cirebon padahal faktanya tidak berada di lokasi yang disebutkan.

Berdasarkan keterangan dari Roelly Panggabean selaku kuasa hukum tujuh terpidana menyatakan adanya kejanggalan saat BAP kasus Vina Cirebon dan Eky.

Bahwa hanya Aep dan Dede yang melakukan sumpah saat BAP di Polresta Cirebon dan akhirnya tidak dihadirkan di persidangan Kasus Vina dan Eky tahun 2016.

Baca Juga: Hasil Tes DNA Pegi Setiawan Asal Cianjur: Fakta Mengejutkan Terkuak? Ini Kata Dedi Mulyadi

2. Mengupayakan PK (Peninjauan Kembali) terhadap tujuh terpidana Kasus Vina Cirebon ke tingkat Mahkamah Agung

Upaya pengajuan PK ke Mahkamah Agung oleh Dedi Mulyadi beserta tim kuasa hukum tujuh terpidana bertujuan untuk menguji kebenaran yang terjadi di balik kematian Vina dan Eky serta memberikan keadilan terhadap orang-orang yang tidak bersalah.

"Nah ini adalah cara pertama, pintu masuk untuk mereka keluar itu dengan PK yang dilakukan oleh kuasa hukum dan ditangani secara resmi oleh Peradi," ujar Dedi.

Tim kuasa hukum merangkum beberapa poin pengajuan PK ke Mahkamah Agung, sebagai berikut:

- Dugaan kesaksian palsu Ketua RT Abdul Pasren dan anaknya Abdul Kahfi.

- Dugaan kesaksian palsu Aep dan Dede saat di BAP di Polresta Cirebon.

"Ini kan cara kalau nanti tujuh terpidana dibebaskan melalui PK akan muncul pertanyaan berikutnya, apa yang sebenarnya terjadi dengan Eky dan Vina, apakah ini kecelakaan murni atau pembunuhan," ujar Dedi.

Menurutnya, jika penyebab kejadian kematian Vina Cirebon dan Eky adalah kecelakaan lalu lintas maka penanganan pokok perkara selesai.

Akan tetapi jika disebabkan karena pembunuhan maka Mabes Polri akan melakukan tindakan scientific crime investigation untuk mengungkap siapa pelaku sebenarnya.

Baca Juga: Laporkan Aep ke Mabes Polri, Ini yang Dedi Mulyadi Ingin Perjuangkan untuk para Terpidana

3. Mengumpulkan novum atau bukti baru yang memudahkan langkah atau upaya hukum yang telah direncanakan

Menurut Dedi Mulyadi dan tim kuasa hukum tujuh terpidana, bahwa sudah mengumpulkan banyak bukti-bukti baru dan para saksi berjumlah lebih dari 10 yang belum pernah diperiksa sebelumnya.

"Banyak, saya sudah mengumpulkan lebih dari 10 saksi yang belum pernah memberikan kesaksiannya di depan penyidik", kata Roelly Panggabean.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Bahagia Praperadilan Pegi Setiawan Dikabulkan, Ini Harapannya terhadap 7 Terpidana lain

4. Memfasilitasi tes DNA kepada Pegi Setiawan asal Pacet, Cianjur, Jawa Barat

Dedi memberikan fasilitas tes DNA untuk membuktikan Pegi Setiawan asal Cianjur yang dicurigai sebagai DPO apakah benar putra dari Pak Cecep berasal dari Pacet Cianjur atau bukan.

"Tes DNA sudah (8/7/24), hari Senin (15/7/24) akan diambil hasilnya, kuasanya sudah diberikan penuh kepada saya untuk mengambil", ujar Dedi.

Menurutnya, tujuan dilakukan tes DNA ini agar publik juga tidak lagi melakukan "cocokologi" terhadap setiap orang bernama Pegi dicurigai terlibat kasus kematian Vina Cirebon dan Eky.

Baca Juga: Hasil Tes DNA Pegi Setiawan Cianjur Keluar Senin Pekan Depan, Dedi Mulyadi: Aman, Tidak Ada yang Ikut Campur

5. Melaporkan ketua RT Abdul Pasren kepada pihak kepolisian dengan dugaan memberi kesaksian palsu

Dedi Mulyadi dan tim kuasa hukum tujuh terpidana kasus Vina Cirebon ini juga mengambil sikap untuk melaporkan ketua RT Abdul Pasren kepada pihak kepolisian dengan dugaan memberi kesaksian palsu.

Hal ini ditengarai ketika dimintai keterangan, Ketua RT Abdul Pasren menyatakan bahwa anaknya, Abdul Kahfi tidak bersama dengan kelima terpidana padahal seluruh pernyataan dari keluarga terpidana dan para saksi mengatakan anaknya juga ikut tidur bersama.

"Ya itu kan nanti dibuktikan saja keterangan Pak RT Pasren itu benar sesuai dengan fakta sebenarnya atau tidak, tinggal nanti dijelaskan ke penyidik nanti kemudian beradu dengan saksi yang lain", ujar Dedi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 13 Jun 2026, 22:09 WIB

Reservasi Dibuka 16 Juni! Tiket Masuk Ancol Gratis 3 Hari Special HUT ke-499 DKI Jakarta

Reservasi tiket gratis mulai dibuka pada 16 Juni 2026 melalui situs resmi ancol.com.

News 13 Jun 2026, 22:02 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa Soal Pemborosan Program MBG, Bakom RI: Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) RI, Muhammad Qodari, menyatakan bahwa efisiensi keuangan negara telah menjadi prioritas utama Prabowo sejak awal menjabat.

News 13 Jun 2026, 21:08 WIB

Gejayan Memanggil! Giliran Massa di Jogja Gelar Aksi Susul Demo BEM UI di Jakarta

Setelah aksi mahasiswa memadati kawasan Thamrin, Jakarta pada Jumat kemarin, kini giliran massa yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Memanggil menggelar demo di pertigaan Gejayan, Sabtu, 13 Juni 2026.

Metropolitan 13 Jun 2026, 20:42 WIB

Komnas PA DKI Jakarta: Aksi Perundungan Bocah hingga Kesetrum di Senen Tindakan Kriminal

Ketua Komnas PA DKI Jakarta, Cornelia Agatha, menegaskan bahwa aksi kekerasan tersebut sudah masuk dalam kategori tindakan kriminal.

News 13 Jun 2026, 20:29 WIB

Kejagung Bongkar Korupsi Motor Listrik BGN: Vendor 'Nakal' Mark Up Harga, Padahal Barang Belum Dirakit

Dalam temuan terbaru, pihak vendor diduga melakukan penggelembungan harga atau markup besar-besaran, sementara unit motornya sendiri diketahui belum selesai dirakit.

Pendidikan 13 Jun 2026, 20:20 WIB

Festival Budaya Maritim Unpad 2026: Kreativitas Mahasiswa Angkat Warisan Nusantara

Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran menggelar  Festival Budaya Maritim: Jejak Budaya Maritim Warisan Dunia sebagai proyek Ujian Akhir  Semester (UAS).

News 13 Jun 2026, 19:41 WIB

Babak Baru Kasus Korupsi MBG, Tersangka Kelima Andri Mulyono Pemenang Tender Motor Listrik Mark Up Rp1,1 Triliun!

Tersangka kelima, Andri Mulyono, menjadi sorotan karena berhasil memenangkan tender pengadaan motor listrik senilai kurang lebih Rp 1,1 triliun di BGN.

News 13 Jun 2026, 17:48 WIB

Ketua DPP PSI Grace Natalie: Jokowi Siap Gunakan Jaket PSI Menjadi Ketua Dewan Pembina

Sudah sembuh, Joko Widodo (Jokowi) akan secara resmi menjadi Ketua Dewan Pembina PSI.

Sport 13 Jun 2026, 17:44 WIB

Antusiasme Tinggi! 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama BTN Jakarta International Marathon 2026

BTN Jakarta International Marathon 2026 sukses digelar! Sebanyak 20.500 pelari meriahkan hari pertama. Cek keseruan event akbar ini!

Metropolitan 13 Jun 2026, 17:32 WIB

Warga Jakarta Merapat! Festival Muharram 2026 Siap Digelar di Taman Bendera Pusaka, Cek Jadwal dan Lineup-nya

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mengumumkan akan menggelar Festival Muharram Jakarta 2026 pada pertengahan Juni ini.

Metropolitan 13 Jun 2026, 16:39 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Khusus Malam Ini 6 Lokasi Ikonik di DKI Jakarta akan Mati Lampu

Warga Jakarta siap-siap, sejumlah titik ikonik di Ibu Kota dipastikan bakal gelap gulita malam ini, Sabtu, 13 Juni 2026.

Metropolitan 13 Jun 2026, 16:32 WIB

Catat Ya! Kriteria Pengunjung Jakarta Fair 2026 Ini Gratis, Ada TNI/Polri, Lansia hingga Anak-anak

Ajang pameran dan hiburan terbesar, Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026, telah resmi dimulai sejak 11 Juni hingga 12 Juli mendatang.

Khazanah 13 Jun 2026, 12:51 WIB

Sambut Tahun Baru Islam, Pemprov DKI Jakarta Gelar Festival Muharram 1448 H 14-15 Juni 2026

Festival ini sebagai rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 2026 yang akan digelar di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan.

Jakarta Utara 13 Jun 2026, 12:22 WIB

Cuaca Memburuk dan Diduga Kelebihan Muatan, 26 Penumpang dan 3 Awak KM Sumber Makmur Dievakuasi ke Pulau Panggang

KM Sumber Makmur sempat mengalami kendala saat berlayar di perairan Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Sabtu (13/6) pagi.

Metropolitan 13 Jun 2026, 10:33 WIB

Ramai Keluhan CCTV di Kawasan Bundaran HI Tak Bisa Diakses, Pemprov DKI Sebut Gangguan Ada di Situs Pihak Ketiga

Penegasan ini disampaikan menyusul beredarnya informasi mengenai beberapa titik CCTV di kawasan Bundaran HI yang disebut tidak dapat diakses publik.

Metropolitan 13 Jun 2026, 10:21 WIB

45 Ribu Pelari Ramaikan BTN Jakarta International Marathon 2026, Pramono: Nikmati dan Bergembiralah

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara langsung melepas peserta kategori 5K dan 10K dari kawasan Parkir Timur GBK.

Jakarta Pusat 13 Jun 2026, 08:41 WIB

Segera Terintegrasi KRL, Stasiun Gambir Disiapkan Jadi Simpul Transportasi Modern

Transformasi Stasiun Gambir ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas transportasi publik di Ibu Kota.

Jakarta Utara 13 Jun 2026, 07:06 WIB

Siap-siap! Stasiun JIS Siap Layanan Penumpang Bulan Juni Ini

Kehadiran stasiun baru ini diharapkan semakin memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya menuju kawasan JIS dan wilayah Jakarta Utara.

Metropolitan 13 Jun 2026, 06:36 WIB

Besok, CFD Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said Ditiadakan, Ada Jakarta International Marathon 2026

Peniadaan CFD ini dilakukan untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan ajang olahraga berskala internasional tersebut.

Metropolitan 13 Jun 2026, 06:17 WIB

Malam Ini! Pemprov DKI Jakarta Gelar Aksi Hemat Energi Ajak Warga Padamkan Lampu Selama 1 Jam Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026

Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 sekaligus upaya nyata mengurangi emisi karbon di Ibu Kota.