AYOJAKARTA.COM - Memasuki minggu ketiga Mei 2025, pemerintah telah menjadwalkan penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 2 tahun 2025 yang rencananya dimulai pertengahan bulan Mei 2025.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos.go.id) pada tanggal 14 Mei 2025, penyaluran bantuan triwulan kedua ini direncanakan dimulai pada minggu ketiga Mei 2025 dengan mengandalkan data terbaru yang telah melalui proses verifikasi dan pemutakhiran.
Penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan wilayah domisili masing-masing penerima melalui dua mekanisme utama, yaitu melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang tersambung dengan Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, dan BSI) serta melalui layanan PT Pos Indonesia.
Proses penyaluran bantuan sosial ini akan menggunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah diperbarui dan diverifikasi untuk memastikan ketepatan sasaran penerima bantuan.
Pemantauan pada aplikasi SIKS-NG pendamping per tanggal 14 Mei 2025 sekitar pukul 15.00 menunjukkan bahwa setelah sempat mengalami kendala akses selama beberapa waktu, aplikasi akhirnya dapat diakses kembali namun belum menampilkan update proses pencairan BPNT tahap kedua.
Belum munculnya informasi di aplikasi SIKS-NG ini kemungkinan berkaitan dengan perubahan kebijakan penggunaan data baru yang menjadi sumber acuan penerima bantuan sosial tahap kedua, yaitu perpindahan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke DTSEN.
Sampai saat ini, belum ada informasi resmi di aplikasi SIKS-NG mengenai perubahan data tersebut yang mendukung penyaluran PKH dan BPNT tahap kedua.
Untuk melengkapi informasi ini, dilakukan juga pengecekan saldo Kartu KKS di mesin EDC untuk mengetahui apakah sudah ada pencairan bantuan yang masuk ke rekening penerima manfaat.
Hasil pengecekan saldo dari beberapa kartu KKS pada tanggal 15 Mei 2025 menunjukkan bahwa belum ada pencairan bantuan sosial tahap kedua yang masuk ke rekening penerima.
Pengecekan dilakukan pada berbagai kategori penerima, di antaranya penerima BPNT murni dengan kartu terbitan 2017-2022, penerima PKH tahun 2018 dan BPNT, penerima PKH plus BPNT untuk komponen anak sekolah menengah atas, serta penerima PKH Lansia dengan kartu terbitan 2017.
Tidak satupun dari kartu KKS tersebut terisi saldo bantuan pada tanggal tersebut. Sementara itu, di daerah lain seperti Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berbagai bantuan sosial lainnya telah disalurkan pada tanggal 15 Mei 2025.
Meliputi bantuan sosial Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), bantuan lansia, Program Keluarga Harapan (PKH) plus, bantuan operasional pendamping PKH, tali asih bagi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Tagana.
Serta bantuan program pemberdayaan desa dengan total nilai bantuan mencapai Rp4,769 miliar untuk masyarakat Kabupaten Ponorogo, termasuk PKH plus sebesar Rp3,494 miliar untuk 1.276 keluarga penerima manfaat.***

Share this article
PKH & BPNT tahap 2 mulai disalurkan minggu ke-3 Mei 2025, tapi saldo KKS belum terisi; data kini pakai DTSEN, bukan DTKS lagi.