AYOJAKARTA.COM -- Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Thony Saut Situmorang memberikan alasan gabung dengan Timnas Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
Menurut Saut Situmorang Calon Presiden (Capres) nomor urut 1 itu dapat memberantas praktik korupsi jika menang di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 nanti.
Dengan alasan tersebut Saut Situmorang tidak ragu bergabung dengan Timnas pemenangan AMIN.
Baca Juga: Anggota DPR RI Ini Singgung Kasus Jessica Wongso dalam Rapat: Kita Semua Ketipu, Sesat...
"Saya mengamati orang per orang di negeri ini, saya kenal dia (Anies Baswedan) cukup lama jadi gak ada keraguan ketika ditanya bersedia menjadi dewan pakar (Timnas AMIN), saya bilang siap," ucap Saut Situmorang dikutip ayojakarta dari youtube METRO TV pada Jumat (24/11/2023).
Selain itu, ia juga meyakini bahwa Anies Baswedan akan mewujudkan keadilan dan kesetaraan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
"Saya pikir saya berada ditempat yang benar sesuai fashion saya, membersihkan Indonesia untuk membantu pak Anies mensejahterakan Indonesia yang kita sebut untuk membangun kesetaraan," katanya.
Ia menjelaskan bahwa pasangan AMIN memiliki konsep pendekatan anti korupsi dalam memimpin bangsa Indonesia.
Baca Juga: Tips WhatsApp: Cara Agar Pesan WA Tetap Centang 1 padahal Online, Chat Dibaca Nggak Bakal Ketahuan
"Kita jabarkan approve-nya anti korupsi, pendekatannya anti korupsi. Saya pikir kita akan sukses besar kalau kita bersihkan negeri ini," tegasnya.
Sebelumnya, tiga mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergabung dengan Timnas pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
Ketiga mantan pimpinan KPK itu adalah Abraham Samad, Bambang Widjojanto dan Thony Saut Situmorang.
Ketiga mantan pimpinan KPK tersebut siap memenangkan pasangan AMIN pada kontestasi pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Share this article
Thony Saut Situmorang memberikan alasan gabung dengan Timnas Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).