AYOJAKARTA.COM--Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini membenarkan bahwa kantor Kementerian Sosial telah digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi KPK pada Selasa sore, (23/5/2023) kemarin.
Risma mengaku penggeledahan itu dilakukan ketika dirinya tengah melakukan rapat internal.
Saat itu, Risma mendapatkan informasi tersebut dari salah satu jajaranya dan langsung menangkap maksud kedatangan para penyidik.
"Kemarin, saya kerja tiba-tiba ada (laporan), 'Bu, ada KPK'. Saya langsung nangkap, pasti kaitanya dengan BGR. Saya tanya, Bolehkah saya ketemu dulu?, ujar Risma, dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Kamis (24/5/2023).
Baca Juga: Mensos Risma Cuci Mobil Dinas, Masalah Buat Loe?
Lebih lanjut, Risma pun mengaku sempat menemui penyidik di ruang tamu. Saat itu penyidik KPK menyampaikan maksud dari datangnya.
Risma pun lantas mempersilahkan para penyidik KPK untuk melakukan tugasnya. Sementara Risma melanjutkan kembali pekerjaan yang sempat tertunda.
"Saya tetap kerja di ruangan saya. Terus, habis itu udah sore, sebelum magrib itu (penggeledahan) sudah selesai. Penyidik mau ketemu saya untuk pamit, terus sudah selesai," kata Risma.
Lebih lanjut Risma menjelaskan bahwa dirinya tidak mungkin berhak mengintervensi penyidikan dari KPK.
Namun, Risma mengakui bahwa dirinya sempat membaca berita acara yang diberikan KPK.
Sementara itu, atas dugaan korupsi di Kemensos sendiri Risma mengaku akan tetap kooperatif terhadap pemeriksaan apabila diperlukan.
Meski begitu, Risma juga mengaku bahwa dirinya sesungguhnya tidak tahu apa-apa terkait kasus korupsi tersebut. Pasalnya Risma baru dilantik pada Desember 2020 sementara kasus telah terjadi sebelum dirinya menjabat.
"Ini kejadian tahun 2020, sehingga betul BAP-nya adalah terkait BGR, dan itu tahun 2020. Saya dilantik oleh Pak Presiden pada 27 Desember 2020. Jadi saya enggak tahu, kalau teman-teman tanya masalahnya dimana, saya enggak tahu," ujarnya.
Baca Juga: Geledah Kantor Kemensos, KPK Angkut Barang Ini dari Ruang Ditjen Dayasos
Sebelumnya, KPK diketahui menggeledah kantor Kemensos terkait kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2020-2021.
Atas dugaan kasus tersebut, KPK telah menetapkan beberapa tersangka. Akan tetapi, identitas tersangka kasus korupsi di Kemenkes masih menjadi rahasia.
Adapun identitas tersangka akan dibuka setelah penyidikan KPK dinilai sudah cukup.***

Share this article
Mensos Risma pun mengaku sempat menemui penyidik di ruang tamu. Saat itu penyidik KPK menyampaikan maksud dari kedatangannya.