Ya toleransi bukan sekedar bersalaman antar tokoh agama, bukan sekedar foto bersama atau bukan hanya omong kosong. Negara harus menjamin keadilan dan kesetaraan antar rakyatnya beragama.
Negara harus hadir ke tengah rakyat mengajarkan bahwa rakyat harus saling menghormati sesama umat beragama. Negara harus tegas dan tegas menghukum orang-orang yang menjual agama untuk kekuasaan dan memeras.
Seharusnya kepolisian tidak boleh kompromi dan permisif dengan orang-orang yang melanggar hukum intoleran terhadap pemeluk agama lain.
Kepolisian jangan menyembunyikan perilaku melanggar hukum dan konstitusi. Seharusnya juga kepolisian menjamin setiap warga negara dapat berdoa dan mengekspresikan agama dan imannya dimana pun, termasuk di rumah sendiri dan rumah ibadahnya.
Kepolisian adalah wakil negara, pemerintah yang seharusnya melakukan penegakan hukum atas premanisme agama, yang menghalangi warga negara lainnya berdoa dan mengekspresikan agama - iman kepercayaannya.
Ayo negara harus kuat dan berani menegakan hukum serta konstitusi yang melindungi setiap warga negaranya beragama serta mengekspresikan iman kepercayaannya secara merdeka.
Azas Tigor Nainggolan
Ketua Forum Warga Kota Jakarta

Share this article
Seharusnya kepolisian tidak boleh kompromi dan permisif dengan orang-orang yang melanggar hukum intoleran terhadap pemeluk agama lain. Kepolisian jangan menyembunyikan perilaku melanggar hukum dan konstitusi.