Reuni 212, Konsolidasi Umat atau Parade Pidato?

Ilustrasi reuni 212

Ilustrasi reuni 212

Reuni 212 usai. Monas penuh, meski tak sebanyak tahun-tahun sebelumnya. Pertama, acara diadakan di weekday, dan bukan pula hari jumat.

Berbeda cerita jika reuni 212 diadakan hari Sabtu atau Minggu. Kedua, tak ada isu yang seksi. Isu Ahok sudah lewat. Pilkada dan Pilpres juga selesai. Isu HRS dicekal dan penistaan agama Sukmawati nggak nendang. Ketiga, acara hanya sampai jam 09.00. Coba kalau sampai jam 18.00? Mungkin akan beda.

Meski begitu, dari sisi jumlah, tak mengecewakan, juga tak memalukan. Kalau yang hadir sedikit, maka itu akan jadi lonceng kematian. 212 tinggal sejarah.

Masyarakat bertanya: setelah reuni, lalu mau apa? Umat sebesar itu mau dikemanain? Dibiarkan saja? Nunggu reuni tahun depan? Bubar!

Konsolidasi, Itu jawabannya. Tanpa konsolidasi terstruktur, umat akan kehilangan semangat dan solidaritasnya.

Konsolidasi dilakukan dengan pertama, silent meeting. Kedua, membuat event-event. Ketiga, membangun serta merawat isu/opini.

Bagaimana memulainya? Buat tim kecil yang kuat. Militan, solid, cerdas, terorganisir dan piawai mengolah kerumunan jadi kekuatan.

Dalam dunia politik, orang menyebutnya dengan istilah think tank. Mereka mesti memiliki kemampuan untuk pertama, mengkonsolidasikan massa menjadi kekuatan yang solid. Kedua, memiliki gagasan dan ide yang terukur. Ketiga, mampu menformulasikan dan menarasikan gagasan itu sebagai  perawat gerakan sosial untuk jangka panjang.

Sebab itu, perlu SDM berkemampuan yang bekerja silent, terukur dan konsisten. Bukan orang-orang panggung, tapi tim yang memiliki kemampuan menjadi manager bagi pemimpin yang ada di panggung.

Cukup satu orang saja di panggung yang menjadi icon, simbol, orator dan agitator yang menentukan garis komando. Selebihnya adalah tim yang bekerja secara terorganisir.

Tim sudah ada. Pasti! Kalau gak ada, gak akan ada reuni dan ijtima' ulama. Tapi, sudahkah tim yang ada memenuhi kriteria dan syarat kemampuan untuk merubah kerumunan menjadi kekuatan umat jangka panjang? Terutama kekuatan politik dan ekonomi? Saya cuma nanya. Anda yang menjawab. Terserah apapun jawaban anda, tapi fakta dan sejarah tak pernah bisa berbohong.

Di dalam berbagai gerakan sosial, kelompok kecil itu selalu mengendalikan kelompok yang besar. Minoritas Yahudi menguasai ekonomi Madinah. Kerajaan Mughal di India dipimpin oleh minoritas muslim. Begitu juga Kordova di Spanyol. Kata kuncinya: solid, terorganisir, dan kerja terukur.

Indonesia mayoritas pribumi dan muslim, tapi secara politik dan ekonomi dikendalikan oleh minoritas. Potret ini menggambarkan peta siapa dikuasai siapa dan siapa dikendalikan siapa.

Mengapa bisa begitu? Karena minoritas itu solid, terorganisir rapi dan bekerja secara terukur (berbasis data dan terencana).

Secara teoritis, kerumunan massa dimanapun dan sampai kapanpun akan menjadi buih yang dikendalikan oleh tiupan angin yang diatur volumenya oleh kelompok minoritas.

Massa 212 adalah kerumunan. Jika hadir semua "mungkin" bisa 20 jutaan. Mungkin bisa juga 50 jutaan. Wuih... Namanya juga prediksi. Sah-sah saja. Apalagi jika isu dan momennya pas. Tapi, apakah mereka menjadi pengendali politik dan ekonomi? Tidak! Buktinya, Pilpres kalah.

Soal kontroversi kalah atau dikalahkan, itu soal lain. Dejure, MK memutuskan kalah. Capresnya lepas dan berpindah ke lain hati. Habib Rizieq pun tak bisa pulang hingga hari ini. Terus, kapan pulangnya? Bergantung hasil negosiasi!

Secara ekonomi, 212 Mart belum ketahuan tanda-tandanya untuk bisa bersaing dengan mart-mart yang lain. Belum lagi bicara tentang siapa penguasa hutan dan tambang. Siapa penguasa tanah dan gedung. Siapa penguasa bisnis IT dan rumah sakit. Siapa yang mengendalikan peredaran uang di Indonesia. Jawabnya? Kaum minoritas!

Apa yang harus dilakukan oleh think tank 212? PR yang paling dekat adalah siapin calon peminpin. Fokus bagaimana merebut kekuasaan dengan memenangkan pertarungan di pilpres 2024, itu dulu. Ini penting karena menyangkut kebijakan negara, termasuk terkait nasib 212 dan seluruh lapisannya.

Tapi, bagaimana mau menang jika ijtima' ulama dilakukan menjelang pilpres? Ketinggalan kereta! Sementara kelompok-kelompok minoritas yang punya dana dan pengendali parpol sudah bekerja jauh lebih awal. Bukannya pengendali adalah pemodal dan assabiquunal awwalun?

Mendorong mobil mogok, katanya. Pastilah! Karena datang belakangan dan tak punya anggaran. Malah justru minta anggaran. Bagaimana menjadi pengendali? Itu namanya karyawan outsourcing pingin diperlakukan layaknya direktur. Ngayal! Jadi inget Yusril dan PBB saat gabung mendukung istana. Tapi, sudahlah...

Cara berpikir, sikap, kebiasaan dan pola pendekatan ini yang mesti perlu dirubah. Dan perubahan itu tak akan pernah terjadi jika tak ada think tank-nya. Tanpa think tank yang solid, terorganisir, cerdas, mampu berkerja silent, terukur dan konsisten, reuni 212 kedepan hanya akan menjadi parade pidato tahunan di panggung Monas.


Tony Rosyid
Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 04 Jun 2026, 22:33 WIB

Catat! Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar GBK 6-7 Juni 2026

Kawasan GBK diprediksi padat oleh puluhan ribu pengunjung pada 6-7 Juni 2026 karena ada 7 acara besar. Dishub DKI menerapkan rekayasa lalin situasional dan mengimbau warga naik transportasi umum.

Jakarta Pusat 04 Jun 2026, 19:22 WIB

Penyandang Disabilities Bisa Daftar, Sudin Nakertransgi Jakarta Pusat Buka 2.000 Lowongan Kerja 2026!

Sebanyak 2.000 lowongan kerja dari 37 perusahaan disediakan dalam Job Fair

Ekonomi 04 Jun 2026, 18:48 WIB

Rupiah Tembus Rp18.023, Begini Strategi Maybank Wealth Management Amankan Aset Nasabah

Rupiah tembus Rp18.023/USD dipicu inflasi Mei naik 0,28% & suku bunga AS tinggi. Hadapi krisis, Head Wealth Management Maybank Johan Kesuma Harsa sarankan nasabah lakukan diversifikasi investasi.

News 04 Jun 2026, 18:05 WIB

Infogresik Ajak Pelaku Kreatif Ubah Homeless Media Jadi Rumah Aspirasi Warga

Infogresik tegaskan Homeless Media wajib jadi rumah nyaman bagi publik. Simak strategi kelola konten lokal yang tepercaya di sini!

Gadget 04 Jun 2026, 15:53 WIB

Secanggih Apa Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 Samsung Galaxy Z Fold 8? Simak Ulasannya

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 Ultra Juli 2026. HP tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), teknologi laser drilling agar layar rata tanpa lipatan, chip 2nm, RAM hingga 16GB, dan kamera 200MP.

Gadget 04 Jun 2026, 14:49 WIB

Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra, Baterai Jumbo dan Layar Tanpa Lipatan

Samsung bersiap merilis Galaxy Z Fold 8 Ultra pada Juli 2026. Ponsel lipat tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), layar tanpa bekas lipatan, chip Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan kamera 200MP.

News 04 Jun 2026, 14:46 WIB

Suara Pengamat: ISMN Meet Up Surabaya 2026 Benteng Pertahanan Kreator Lokal

Pengamat puji ISMN Meet Up Surabaya 2026! Dinilai sukses jadi wadah strategis yang bikin ekosistem media sosial jadi jauh lebih sehat.

Metropolitan 04 Jun 2026, 14:16 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik PLN 5-6 Juni 2026, PAM JAYA: Terdapat 45 Wilayah Terdampak Suplai Air

Informasi penting terkait gangguan sementara pada suplai air di sejumlah wilayah Jakarta akibat pekerjaan pemeliharaan gardu listrik milik PLN yang menjadi sumber pasokan energi bagi Instalasi Pengola

Viral 04 Jun 2026, 14:12 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Pesisir Muara Angke, 70 Personel UPS DLH DKI Lakukan Penanganan Secara Bertahap!

Tim gabungan dari berbagai unsur mulai melakukan aksi pembersihan besar-besaran terhadap tumpukan sampah yang membentuk daratan atau dikenal sebagai "pulau sampah" di pesisir Jakarta Utara.

News 04 Jun 2026, 13:39 WIB

Peringatan Keras Kemenhaj RI, Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Dalam Koper!

Kementerian Haji dan Umrah RI memberikan peringatan keras kepada jemaah haji agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin saat kepulangan ke Indonesia.

Jakarta Selatan 04 Jun 2026, 13:20 WIB

Pastikan Produk Pangan Aman, Sudin KPKP Jakarta Selatan Lakukan Uji Sampel di 5 Lokasi Ini!

Pastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman, Suku Dinas Ketahanan Pangan, kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan aktif lakukan pengawasan.

Metropolitan 04 Jun 2026, 13:05 WIB

30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, Pemkot Jakpus Gerak Cepat Berikan Bantuan!

Kebakaran kembali terjadi didi Jalan Tanah Tinggi IV RT 09 RW 07, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 00.15 WIB pada Kamis, 4 Juni 2026 dini hari yang menghanguskan 30 rumah warga.

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".