Jakarta Mau Dibawa ke Mana?

Bung Karno pernah menulis begini mengenai Jakarta. Katanya, “Jakarta harus memberi contoh gemilang bagi rakyat dan bangsa. Di samping Asian Games, Monumen Nasional, Masjid Istiqlal dan Jakarta Outer Ring Road, Jakarta harus ditambahi monumen-monumen dan gedung-gedung raksasa serta jalan lalu lintas yang lebar sebagaimana terdapat di semua ibu kota negara penting seperti Paris, Brazil, dan New York.”

Ya, Jakarta - walau sebentar lagi tidak menyandang sebagai Ibu Kota -  tetap harus menjadi contoh gemilang bagi rakyat dan bangsa ini. 

Tapi persoalannya mengapa belakangan ini Jakarta gaduh luar biasa. Mulai dari politik anggaran yang tidak memihak rakyat karena sekoyong-koyongnya muncul anggaran aneh bin ajaib seperti pengadaan lem aibon Rp 82 miliar, lalu anggaran pulpen Rp 635 miliar, kertas Rp 213 miliar, tinta printer Rp 407 miliar lalu anggaran penataan jalur sepeda yang melonjak menjadi Rp 62,5 miliar dengan alas an harga cat impor meroket.

Terakhir kegaduhan kembali menyeruak gegara pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Jenderal Sudirman yang dibangun tanpa atap.  

Jauh sebelumnya itu muncul persoalan pembabatan habis sejumlah pohon Angsana di sekitar Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Pohon-pohon besar itu harus dibabat habis karena proyek pelebaran trotoar di sana. Ujung-ujungnya, sebagian Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta lenyap tinggal kenangan. Dia hanya menjadi sejarah sebuah peradaban di kota sekelas Jakarta.

Energi Jakarta hanya habis terkuras karena urusan tetek-bengek yang sarat kepentingan publik tersebut. Warga memprotes terutama melalui media sosial. Bahkan, sejumlah persoalan itu viral dan menjadi trending topic. Ada yang pro. Ada pula yang kontra. Namun, sayangnya justru lebih banyak yang kontra. Sementara pimpinan kota ini hanya mampu merangkai kata demi kata lalu menjadi kalimat untuk meyakinkan warga. Istilahnya bersilat lidah untuk menjawab kegaduhan itu.   

Lantas muncul pertanyaan: mau dibawa ke mana Jakarta ini? Apalagi sebentar lagi predikat Ibu Kota akan hilang selamanya dari sosok kota ini.

Yang pasti Jakarta harus menjadi kota sehat yang dihuni warganya yang bahagia dan sejahtera. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merumuskan konsep kota sehat. Kota sehat diibaratkan organisme hidup yang kompleks, bernapas, bertumbuh, dan terus-menerus berubah. Kota yang terus mengembangkan sumber dayanya sehingga warganya dapat saling mendukung dalam memaksimalkan potensinya. 

Dengan sendirinya harus ada keseimbangan antara pengembangan ekonomi, industri dan jasa untuk kepentingan komersial dengan kepentingan sosial. Antara aspek privat dan aspek publik. 

Dalam konteks kota Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia, hal di atas menuntut kemampuan pemerintah menyeimbangkan kepentingan bisnis dengan kepentingan publik warganya. Bukan rahasia umum bahwa terkadang kepentingan publik sering dikalahkan. Terkadang pengelola seenaknya saja membangun kota tanpa menghiraukan aspirasi penghuni kota. 

Mengejar pendapatan asli daerah (PAD) silakan saja tetapi tetap jangan melupakan kepentingan publik yang paling hakiki. Pengelola kota yang baik akan menumbuhkan rasa percaya (trust) masyarakat. Jika ini yang terjadi maka akan memicu masyarakat berperilaku kontributif dan partisipatif bagi pengembangan sebuah kota. Pemerintahan yang bersih, kreatif dan berkomitmen akan memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk menyumbang bagi terwujudnya sebuah kota yang diidamkan warganya.

Dalam konteks ini maka tidak keliru jika warga juga harus mengetahui mau dibawa ke mana Jakarta nantinya ke depan. Mau jadi apa kota ini setelah predikat sebagai Ibu Kota Negara lenyap sebentar lagi lho!

Kota bisa menciptakan kebahagiaan, menginspirasi kemajuan, memberikan pencerahan pada warganya, menyinergikan segala ide, pengetahuan dan inovasi. Karena hanya kota-kota yang unggul saja yang dapat membangkitkan sebuah bangsa. Kota-kota yang unggul akan membangkitkan sebuah perabadan yang sesungguhnya. Tentunya Jakarta pasti menginginkan itu.

Ingat Jakarta pernah gagal ketika rencana umum tata ruang (RUTR) 20 tahunan tercabik-cabik akibat campur tangan pengembang sehingga banyak ruang publik yang digadaikan demi kepentingan pundi-pundi APBD. Ingat bagaimana terjadi perubahan peruntukan di sekitar Semanggi dari Ruang Terbuka Hijau menjadi kawasan bisnis dan perhotelan. Koefisien dasar bangunan (KDB) 20 persen di wilayah Jakarta Selatan pun terabaikan. Padahal KDB 20 persen itu dimaksudkan untuk menjaga cadangan air bagi warga Jakarta ke depan. Kawasan Kemang Jakarta Selatan yang dulu untuk permukiman kini telah berubah menjadi kawasan kuliner dan perkantoran yang kian padat saja. 

Jujur warga Jakarta juga membutuhkan sebuah kota yang meriah dan menyenangkan. Tengok saja bagaimana New York telah menjadi kota yang asik untuk itu. Setiap waktu selalu ada beragam festival dan parade. Central Park atau Bryant Park menjadi lokasi munculnya pemusik-pemusik jalanan yang sama bagusnya dengan pemusik klub atao hotel mewah sampai pagelaran orchestra musik klasik yang megah. Di dalam taman kota yang indah juga diadakan berbagai event yang menyenangkan bagi semua orang seperti festival kuliner, festival film di taman, lomba laying-layang hingga pertunjukan kembang api yang meriah pada pergantian tahun baru. 

Di sana juga sering diadakan pertunjukan-pertunjukan teater denga cerita-cerita yang seru, menyenangkan, menegangkan dan juga menginspirasi seperti pargelaran “Shakespeare in the Park” di Central Park Kota New York.

Di taman itu, warga juga bisa melakukan pelbagai macam aktivitas. Olahraga, jogging, bersepeda Bersama teman-teman atau piknik Bersama keluarga. Mereka bisa membaca novel, berleha-leha sambal menikmati keindahan pepohonan yang rindang. Indahnya!

Udara kota di sana juga terasa lebih segar dan menyenangkan. Pepohonan yang rimbun membuat panas matahari berkurang dan kelembaban udara terlindungi. Polisi udara yang minimal juga makin berkurang karena pepohonan menyerap elemen-elemen polutan seperti karbondioksida. Sangat meyenangkan berjalan-jalan di kota yang udaranya sejuk dan segar apalagi di pagi hari, terlebih kesegaran udara setelah habis turun hujan. Benar-benar sebuah kota impian.

Jakarta seharusnya diarahkan ke sana. Jakarta mesti memberi kenyamanan dan kebahagiaan bagi warganya. Ingat kemajuan sebuah kota tidak diukur dengan banyaknya mal, apartemen atau gedung janggung yang berebut ingin mencakar langit tetapi lebih kepada bagaimana warga merasa nyaman, betah dan merasa memiliki kota ini seperti memiliki dirinya sendiri. 

Jadi kembali ke pesan Bung Karno tadi:  apakah Jakarta sudah memberi contoh gemilang bagi rakyat dan bangsa? Atau sebaliknya Jakarta hanya menjadi pusat kegaduhan hanya gegara politik anggaran yang memunculkan mata anggaran yang aneh bin ajaib itu?

 

Norman Meoko
Wartawan senior

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Gadget 04 Jun 2026, 15:53 WIB

Secanggih Apa Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 Samsung Galaxy Z Fold 8? Simak Ulasannya

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 Ultra Juli 2026. HP tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), teknologi laser drilling agar layar rata tanpa lipatan, chip 2nm, RAM hingga 16GB, dan kamera 200MP.

Gadget 04 Jun 2026, 14:49 WIB

Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra, Baterai Jumbo dan Layar Tanpa Lipatan

Samsung bersiap merilis Galaxy Z Fold 8 Ultra pada Juli 2026. Ponsel lipat tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), layar tanpa bekas lipatan, chip Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan kamera 200MP.

News 04 Jun 2026, 14:46 WIB

Suara Pengamat: ISMN Meet Up Surabaya 2026 Benteng Pertahanan Kreator Lokal

Pengamat puji ISMN Meet Up Surabaya 2026! Dinilai sukses jadi wadah strategis yang bikin ekosistem media sosial jadi jauh lebih sehat.

Metropolitan 04 Jun 2026, 14:16 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik PLN 5-6 Juni 2026, PAM JAYA: Terdapat 45 Wilayah Terdampak Suplai Air

Informasi penting terkait gangguan sementara pada suplai air di sejumlah wilayah Jakarta akibat pekerjaan pemeliharaan gardu listrik milik PLN yang menjadi sumber pasokan energi bagi Instalasi Pengola

Viral 04 Jun 2026, 14:12 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Pesisir Muara Angke, 70 Personel UPS DLH DKI Lakukan Penanganan Secara Bertahap!

Tim gabungan dari berbagai unsur mulai melakukan aksi pembersihan besar-besaran terhadap tumpukan sampah yang membentuk daratan atau dikenal sebagai "pulau sampah" di pesisir Jakarta Utara.

News 04 Jun 2026, 13:39 WIB

Peringatan Keras Kemenhaj RI, Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Dalam Koper!

Kementerian Haji dan Umrah RI memberikan peringatan keras kepada jemaah haji agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin saat kepulangan ke Indonesia.

Jakarta Selatan 04 Jun 2026, 13:20 WIB

Pastikan Produk Pangan Aman, Sudin KPKP Jakarta Selatan Lakukan Uji Sampel di 5 Lokasi Ini!

Pastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman, Suku Dinas Ketahanan Pangan, kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan aktif lakukan pengawasan.

Metropolitan 04 Jun 2026, 13:05 WIB

30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, Pemkot Jakpus Gerak Cepat Berikan Bantuan!

Kebakaran kembali terjadi didi Jalan Tanah Tinggi IV RT 09 RW 07, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 00.15 WIB pada Kamis, 4 Juni 2026 dini hari yang menghanguskan 30 rumah warga.

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.