Melihat Amerika Dari Dekat

Tony Rosyid/Dok Pribadi

Tony Rosyid/Dok Pribadi

Setelah kurang lebih dua pekan saya berkeliling di sejumlah state di Amerika dan Kanada. Dimulai dari New York, Woshinton DC, Washinton Dallas, Philadelphia, Indiana, Wisconsin, Illinois, Chicago, Los Angeles sampai Ottawa dan Montreal Kanada. Kalau konteksnya Indonesia kira-kira jaraknya dari Sabang sampai Merauke.

Bertemu, berbincang dan berdiskusi berbagai hal dengan masyarakat Indonesia yang tinggal di Amerika dan Kanada, baik secara formal maupun informal. Juga dengan bule, warga keturunan Pakistan, Bangladesh dan Arab. Berkunjung ke Islamic Center dan Masjid At-Thahir di Los Angeles, Masjid Al-Hikmah di New York, dan Masjid Imaam di Washinton DC. 

Berkunjung juga ke MC Gill University di Montreal Kanada, Indiana University di Bloomington dan University of California Los Angeles (UCLA) di LA. Bahkan sempat ikut kuliah informal (halaqah) dengan ahli hukum UCLA Prof. Khalid Abou El Fadl, Ph.D di rumahnya. Sebuah diskusi bulanan yang pesertanya para mahasiswa pasca UCLA.

Perjalanan ini tidak saja memberi pengalaman, tapi juga wawasan yang boleh jadi akan memberi pengaruh dalam cara berpikir, pilihan dan perjalanan hidup saya ke depan.

Mendengar cerita bahkan curhat terkait dengan nasib hidup para imigran. Survive! Itu kata kuncinya. Survive untuk memenuhi kebutuhan hidup yang tak mudah di Amerika. Time is money. Dalam konteks ini, untuk bisa bertahan hidup di Amerika butuh kerja keras. Bahkan super keras.

Tidak saja berjuang untuk bertahan hidup, tapi juga berjuang untuk mempertahankan agamanya. Dalam mengekspresikan dan mengaktualisasikan agama tak seleluasa dan sebebas di Indonesia, atau di negara muslim lainnya. Adzan misalnya. Tak bisa didengar di luar. Apalagi pengajian. Tapi yang pasti, tak pernah ada persekusi terhadap ustaz yang mau ngisi pengajian. Hak asasi dilindungi di Amerika. Sekali lagi, di Amerika. Dalam konteks ini, tak ada salahnya Indonesia belajar.

Di sisi lain, Amerika terkenal sebagai negara bebas dan brutal. Di balik kebebasan dan stigma brutalismenya, Amerika sangat peduli dan besar perhatiannya kepada warganya. 

Bagi Amerika, penduduk itu aset. Sejak hamil sudah dapat perhatian dari negara. Diberi susu, roti, vitamin dan semua kebutuhan makan untuk calon bayi. Lahir gratis. Setelah lahir diakui sebagai warga negara Amerika. Citizen. Saat sekolah disediakan beasiswa. Bahkan ketika orang tuanya berpendapatan dibawah standar, ada tunjangan anak hingga US$ 8.000-US$ 10.000. Kira-kira 110 juta-140 juta rupiah. Wow. Prinsip "banyak anak banyak rezeki" nampaknya berlaku di negeri Paman Sam ini.

Di Indonesia, kenapa banyak pejabat yang tidak memiliki nasionalisme dan jadi penghianat bangsa? Mungkin salah satu faktornya karena sejak lahir anak-anak Indonesia banyak yang disia-siakan dan ditelantarkan oleh negara.  Dikuyo-kuyo, kata orang kaya. Makanya, ketika jadi pejabat mereka dendam dan banyak yang jadi pengkhianat.

Inilah alasan sebagian besar para imigran, khususnya dari Indonesia betah dan gak Ingan tinggal di Indonesia. Kenapa? Kata mereka: lebih nyaman dan ada kepastian hidup di Amerika. Di Indonesia, lagi-lagi kata mereka, jalan raya seperti hutan belantara. Di mana-mana ada pungli. Mulai dari preman jalanan, preman ormas sampai preman birokrasi. Sampai ada kawan yang antar saya jalan-jalan di Los Angeles seloroh: Indonesia itu surga bagi para penjahat. Mendengar itu, saya tidak saja prihatin, tapi tersinggung. Tersinggung kepada siapa? Kepada para penjahat!

Di aspek hukum, Amerika sangat tegas. Law inforcement berlaku. Hukum ditegakkan. Penegakan hukum inilah salah satu aspek penting yang menjadi basis Amerika membangun peradabannya. 

Jangan sekali-kali membawa minuman keras di luar bar. Buka botol minuman keras saja di jalan, polisi akan mengejar anda dan menggiring anda ke pengadilan. Untuk bisa beli rokok dan minuman keras disyaratkan berusia di atas 21 tahun, dan mesti harus menyerahkan ID. Melanggar, diborgol.  

Pengguna jalan raya tertib. Jarang sekali ada pelanggaran lampu merah atau salah parkir. Sekali melanggar, dapat surat tilang. Tak ada transaksi. Polisinya tegas. Sekali main sogok, tak saja polisi itu dipecat, tapi dipenjara. 

Bagi seseorang yang melakukan tiga kali pelanggaran di jalan raya, SIM ditarik. 10 tahun tak boleh membawa mobil. Coba anda bandingkan dengan hukum di Indonesia. SIM saja bisa "nembak". 

Tegaknya hukum inilah membuat penduduk Amerika menjunjung tinggi kejujuran. Terkenal ungkapan orang Amerika: "I'm no good person but I'm not liar".

Intinya, baik tidaknya bangsa itu bisa dilihat dari aspek penegakan hukumnya. Hukum adil, negara itu beradab dan kondusif untuk maju. Hukum tak adil, negara akan terancam peradabannya. Negara justru menuju ke kehancuran.

Secara sederhana bisa disimpulkan: jika polisinya baik, negara itu akan baik. Jika polisinya rusak, negara pasti rusak. Di tangan polisi nasib hukum ditentukan. Dan potret penegakan hukum akan menentukan peradaban sebuah bangsa.

Kenapa polisi? Karena di tangan polisi nasib hukum ditentukan. Bagaimana hakim dan jaksa? Hakim dan jaksa macam-macam, polisi bisa tangkap. Jika polisinya longgar, jaksa dan hakimnya leluasa untuk korupsi dan memeriahkan gratifikasi. Apalagi jika ada oknum polisi yang memulainya, maka akan marak terjadinya mafia hukum. Jaksa dan hakim tak bisa berbuat apa-apa jika polisinya tegas.

Intinya, melihat karakter dan law inforcement negara maju, termasuk diantaranya adalah Amerika, Indonesia masih jauh dari kesungguhannya untuk menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang beradab.


Tony Rosyid
Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 04 Jun 2026, 22:33 WIB

Catat! Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar GBK 6-7 Juni 2026

Kawasan GBK diprediksi padat oleh puluhan ribu pengunjung pada 6-7 Juni 2026 karena ada 7 acara besar. Dishub DKI menerapkan rekayasa lalin situasional dan mengimbau warga naik transportasi umum.

Jakarta Pusat 04 Jun 2026, 19:22 WIB

Penyandang Disabilities Bisa Daftar, Sudin Nakertransgi Jakarta Pusat Buka 2.000 Lowongan Kerja 2026!

Sebanyak 2.000 lowongan kerja dari 37 perusahaan disediakan dalam Job Fair

Ekonomi 04 Jun 2026, 18:48 WIB

Rupiah Tembus Rp18.023, Begini Strategi Maybank Wealth Management Amankan Aset Nasabah

Rupiah tembus Rp18.023/USD dipicu inflasi Mei naik 0,28% & suku bunga AS tinggi. Hadapi krisis, Head Wealth Management Maybank Johan Kesuma Harsa sarankan nasabah lakukan diversifikasi investasi.

News 04 Jun 2026, 18:05 WIB

Infogresik Ajak Pelaku Kreatif Ubah Homeless Media Jadi Rumah Aspirasi Warga

Infogresik tegaskan Homeless Media wajib jadi rumah nyaman bagi publik. Simak strategi kelola konten lokal yang tepercaya di sini!

Gadget 04 Jun 2026, 15:53 WIB

Secanggih Apa Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 Samsung Galaxy Z Fold 8? Simak Ulasannya

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 Ultra Juli 2026. HP tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), teknologi laser drilling agar layar rata tanpa lipatan, chip 2nm, RAM hingga 16GB, dan kamera 200MP.

Gadget 04 Jun 2026, 14:49 WIB

Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra, Baterai Jumbo dan Layar Tanpa Lipatan

Samsung bersiap merilis Galaxy Z Fold 8 Ultra pada Juli 2026. Ponsel lipat tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), layar tanpa bekas lipatan, chip Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan kamera 200MP.

News 04 Jun 2026, 14:46 WIB

Suara Pengamat: ISMN Meet Up Surabaya 2026 Benteng Pertahanan Kreator Lokal

Pengamat puji ISMN Meet Up Surabaya 2026! Dinilai sukses jadi wadah strategis yang bikin ekosistem media sosial jadi jauh lebih sehat.

Metropolitan 04 Jun 2026, 14:16 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik PLN 5-6 Juni 2026, PAM JAYA: Terdapat 45 Wilayah Terdampak Suplai Air

Informasi penting terkait gangguan sementara pada suplai air di sejumlah wilayah Jakarta akibat pekerjaan pemeliharaan gardu listrik milik PLN yang menjadi sumber pasokan energi bagi Instalasi Pengola

Viral 04 Jun 2026, 14:12 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Pesisir Muara Angke, 70 Personel UPS DLH DKI Lakukan Penanganan Secara Bertahap!

Tim gabungan dari berbagai unsur mulai melakukan aksi pembersihan besar-besaran terhadap tumpukan sampah yang membentuk daratan atau dikenal sebagai "pulau sampah" di pesisir Jakarta Utara.

News 04 Jun 2026, 13:39 WIB

Peringatan Keras Kemenhaj RI, Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Dalam Koper!

Kementerian Haji dan Umrah RI memberikan peringatan keras kepada jemaah haji agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin saat kepulangan ke Indonesia.

Jakarta Selatan 04 Jun 2026, 13:20 WIB

Pastikan Produk Pangan Aman, Sudin KPKP Jakarta Selatan Lakukan Uji Sampel di 5 Lokasi Ini!

Pastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman, Suku Dinas Ketahanan Pangan, kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan aktif lakukan pengawasan.

Metropolitan 04 Jun 2026, 13:05 WIB

30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, Pemkot Jakpus Gerak Cepat Berikan Bantuan!

Kebakaran kembali terjadi didi Jalan Tanah Tinggi IV RT 09 RW 07, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 00.15 WIB pada Kamis, 4 Juni 2026 dini hari yang menghanguskan 30 rumah warga.

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".