AYOJAKARTA.COM - Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi didakwa telah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Selain Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi terdakwa lain dalam kasus pembunuhan Brigadir J ini adalah Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf
Diketahui pembunuhan Brigadir J dilakukan di rumah dinas Ferdy Sambo yang terletak di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/7/2022) lalu.
Baca Juga: Terungkap! Ini Alasan Kedekatan Adik Brigadir J dengan Putri Candrawathi, Ternyata...
Atas perbuatannya, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi didakwa melanggar Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
Dikutip AyoJakarta.com dari tayangan YouTube metrotvnews, Selasa (1/11/2022), dimana dalam persidangannya yang dihadiri oleh ibunda Yosua Putri menyampaikan permintaan maafnya secara langsung tampak terlihat menyesal dengan apa yang sudah terjadi.
Putri Candrawathi terlihat sambil menangis, ia membacakan permohonan maaf yang tertera pada secarik kertas untuk ibunda Yosua.
Kemudian, Putri memohon maaf agar ayah dan ibu Yosua dapat membukakan pintu maaf sedalamnya atas kejadian menyakitkan tersebut.
"Mohon izin yang mulia, mohon izin jaksa penuntut umum izinkan saya atas nama keluarga menyampaikan duka kepada ibu dan bapak Samuel dan ibu Hutabarat atas berpulangnya Ananda brigadir Yoshua Hutabarat dan semoga almarhum diberikan tempat yang terbaik oleh Tuhan yang maha kuasa," jelasnya di awal saat minta maaf yang dikutip dari metrotvnesw (01/11).
"Untuk itu dengan hati yang dalam saya mohon maaf untuk ibunda Yosua. Semoga Tuhan membuka dan menguatkan hati Ibu dan Bapak serta keluarga. Tuhan Yesus memberkati Ibu dan Bapak sekeluarga," kata Putri dalam persidangan tersebut.
Baca Juga: Momen Langka, Hanya Ayah Brigadir J yang Bisa Menyuruh Putri Candrawathi Buka Masker
"Saya dan bapak Ferdy Sambo tidak sedetikpun menginginkan kejadian seperti ini yang terjadi dalam kehidupan keluarga kami," ungkapnya kembali.
Di Akhir permintaan maafnya Pc mengaku ikhlas menjalani proses yg berjalan sebagaimana mestinya.
"Saya siap menjalankan sidang ini dengan ikhlas dan ketulusan hati, agar peristiwa dapat terungkap," katanya terakhir sambil menangis.***
Share this article
Menangis Putri Candrawathi sampaikan permintaan maaf kepada orang tua Brigadir J di persidangan dan sebut tak ingin peristiwa ini terjadi.