Viral Voice Note Aremania Beri Kesaksikan Tragedi Kanjuruhan Malang, Ini yang Terjadi Sebenarnya

Viral Voice Note Aremania Beri Kesaksikan Tragedi Kanjuruhan Malang, Ini yang Terjadi Sebenarnya

Viral Voice Note Aremania Beri Kesaksikan Tragedi Kanjuruhan Malang, Ini yang Terjadi Sebenarnya

AYOJAKARTA.COM - Berikut ini adalah isi voice note seorang suporter Arema yakni Aremania yang memberi kesaksikan soal tragedi Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022). 

Sebagaimana diketahui, tregedi Kanjuruhan yang terjadi usai pertandingan BRI Liga 1 Arema FC vs persebaya Surabaya itu menyita perhatian publik. 

Bagaimana tidak, dalam tragedi itu merenggut ratusan korban jiwa. 

Baca Juga: Kesaksian Penonton Selamat dalam Tragedi Kanjuruhan: Banyak Anak Kecil di Depan Saya Meninggal

Diinformasikan bahwa ada 127 orang dinyatakan meninggal dunia dan 180 orang lainnya mengalami luka-luka. 

Awalnya, kerusuhan diduga terjadi karena kekecewaan Aremania atas kekalahan Arema FC dari Persebaya Surabaya dengan skor 3-2.

Hingga akhirnya pada pukul 22.00 WIB, saat pemain dan official Arema FC turut menuju ruang ganti pemain, supporter Aremania nekat turun ke lapangan dan menyerang mereka.

Baca Juga: Pasca Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan Ratusan Orang, Joshua Suherman: Ayo Usut!

Melihat hal itu, petugas keamanan bermaksud melindungi pemain dan official Arema dan langsung membawa mereka masuk ke ruang ganti pemain.

Para supporter Aremania semakin banyak dan turut menyerang petugas keamanan di lapangan.

Dikutip AyoJakarta.com dari Portal Yogya berjudul "Isi Voice Note Aremania yang Jadi Saksi Tragedi di Kanjuruhan Tersebar, Bantah Lakukan Anarkis!".

Baca Juga: Terkuak Awal Mula Terjadinya Tragedi di Stadion Kanjuruhan hingga Sebabkan Ratusan Korban Jiwa, Ternyata...

Kerusuhan semakin tak terkendali ketika aparat kepolisian menembakkan gas air mata ke supporter Aremania yang telah melakukan penyerangan tersebut.

Situasi semakin memanas hingga para supporter panik dan membubarkan diri keluar stadion, saling bertabrakan, dan sesak napas.

Tak hanya itu, kendaraan taktis polisi dan sejumlah mobil pun disebut juga dibakar oleh sebagian supporter Aremania.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Gabungan Suporter Sepak Bola Indonesia Gelar Aksi Nyalakan Lilin dan Doa Bersama

Namun, belakangan beredar voice note di media sosial yang diduga berisi suara salah satu supporter Aremania yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) dan mengungkap pernyataan berbeda.

Dengan logat khas Malang Jawa Timur, pria yang tak diketahui identitasnya itu menuturkan bahwa, Aremania pada saat itu telah bersikap tertib usai mengetahui kekalahan Arema FC vs Persebaya di pertandingan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang tersebut.

Ceritane iku yo bener kalah yo (ceritanya itu ya benar [Arema] kalah ya), tapi Arema iku asline tertib (tapi Arema itu aslinya tertib),” ungkapnya, sebagaimana dikutip PortalYogya.com dari akun Tiktok @raniihm, pada Minggu, 2 Oktober 2022.

Baca Juga: Kumpulan Ucapan Belasungkawa Klub Besar Dunia atas Insiden Berdarah Kanjuruhan pada Laga Arema vs Persebaya

Pria tersebut mengatakan yang terjadi saat itu adalah sebagian supporter Aremania sebatas turun dari Tribun ke area lapangan dan tidak melakukan kerusuhan.

Lha terus kui ana sing mudun siji loro (terus ada [supporter] yang turun satu dua), lha tapi pemaine Suroboyo wis mlebu kabeh (tapi para pemain Persebaya Surabaya sudah masuk semua).

Gak kisruh, gak geger, gak opo, mek cuma mudun siji loro (tidak kisruh, tidak geger, tidak apa, hanya turun satu dua),” imbuhnya.

Baca Juga: Suporter Beberkan Kronologi Kerusuhan Kanjuruhan, Sangat Mencekam!

Namun menurutnya, petugas keamanana bukannya mengamankan para supporter yang berada di area lapangan, melainkan menembakkan gas air mata pada para Aremania yang berada di Tribun 1 hingga 14.

Lha polisi kan nganu mengamankan (polisi kan mengamankan), lha kui sing diamankan udu sing nok ngisor tapi sing dhuwur nok tribun terus ditembaki ambek Polisi (yang diamankan bukan yang di bawah tapi yang di atas di Tribun lalu ditembaki oleh polisi),” terangnya.

 

Polisine kok moro-moro nembaki gas air mata dari Tribun 1 sampe Tribun 14 (Polisi kok tiba-tiba menembaki gas air mata dari Tribun 1 sampai Tribun 14),” imbuhnya.

Baca Juga: Respek, LaLiga Tunjukkan Kepedulian atas Tragedi Kanjuruhan dengan Mengheningkan Cipta!

Menurutnya, tembakan gas air mata yang dilancarkan oleh aparat kepolisian beberapa kali tersebut mengakibatkan kepedihan bagi supporter yang terkena tembakan itu.

Lha motone yo puerih (Matanya ya pedih), dituembaki terus gak pisan pindo (ditembaki terus tidak hanya satu dua kali),” jelasnya.

Pria tersebut juga mengungkapkan bahwa supporter Aremania menjadi semakin marah saat mengetahui banyak korban tewas pada insiden tersebut.

Baca Juga: Duel Persib vs Persija Resmi Ditunda Akibat Insiden Arema FC di Stadion Kanjuruhan yang Tewaskan 127 Orang

Wis ketok akeh sing mati (sudah kelihatan banyak yang mati), arek-arek tambah ngamuk (anak-anak tambah marah),” bebernya.

Kemarahan supporter Aremania itu pun berbuntut pada aksi pembakaran sejumlah mobil polisi di luar stadion.

Ning njaba tambah nemen (di luar tambah menjadi-jadi), ana sing diobong montor Sedane Polisi (ada yang dibakar mobil Sedan milik Polisi),” ujarnya.

Baca Juga: Viral! Video Iring-Iringan Mobil Jenazah Korban Insiden Kanjuruhan, Sirine Terdengar 20 Menit Sekali

Menurutnya, kematian yang menewaskan sejumlah 127 supporter Aremania itu disebabkan oleh gas air mata yang ditembakan oleh polisi.

Wong og ijik dituembaki ambek anu (orang kok masih ditembaki dengan anu), yo akhire yo mati (ya akhirnya ya mati), matine kenek pedes gas air mata iku (matinya karena pedih gas air mata itu),” ungkapnya.

Ia kembali menegaskan bahwa pemberitaan yang menyatakan supporter Aremania menyebabkan kekisruhan tidaklah benar.

Kok tambah beritane diwalik (kok tambah beritanya dibalik), supporter kisruh,” tegasnya.*** (Azizah/ Portal Yogya)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ekonomi 14 Jun 2026, 13:53 WIB

Mana yang Lebih Bahaya Saat Rupiah Loyo, Redenominasi atau Devaluasi? Ini Kata Pakar Ekonomi Maybank Indonesia

Juni 2026, Rupiah melemah ke Rp17.985/USD akibat konflik global & penjualan ritel turun 3,7%. Head Global Market Maybank I Made Budhi P Artha sebut devaluasi ini lebih bahaya dibanding redenominasi.

Nasional 14 Jun 2026, 12:43 WIB

Dony Oskaria Sebut Fundamental Ekonomi dan BUMN Jadi Penopang Penguatan IHSG

Danantara menilai penguatan IHSG mencerminkan kepercayaan investor pada fundamental ekonomi Indonesia yang tetap solid.

Teknologi 14 Jun 2026, 11:52 WIB

Manjakan Konten Kreator, Lenovo Hadirkan Dua Seri ThinkBook 16 Inci Terbaru di 2026

Lenovo luncurkan ThinkBook 16p 2026 berbekal RTX 5060 dan layar 3.2K, serta ThinkBook 16 Gen 9 IPL bertenaga Intel Panther Lake. Kedua laptop 16 inci ini dirancang tangguh untuk kreator profesional.

Gadget 14 Jun 2026, 10:41 WIB

Demi Jegal iPhone Fold, Samsung Siap Rilis Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra di 2026

Samsung siap rilis Galaxy Z Fold 8 & Z Fold 8 Ultra pada Juli 2026 demi hadapi iPhone Fold. Versi reguler berlayar lebih lebar, sementara varian Ultra berbodi tipis, baterai 5.000mAh.

Metropolitan 13 Jun 2026, 22:09 WIB

Reservasi Dibuka 16 Juni! Tiket Masuk Ancol Gratis 3 Hari Special HUT ke-499 DKI Jakarta

Reservasi tiket gratis mulai dibuka pada 16 Juni 2026 melalui situs resmi ancol.com.

News 13 Jun 2026, 22:02 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa Soal Pemborosan Program MBG, Bakom RI: Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) RI, Muhammad Qodari, menyatakan bahwa efisiensi keuangan negara telah menjadi prioritas utama Prabowo sejak awal menjabat.

News 13 Jun 2026, 21:08 WIB

Gejayan Memanggil! Giliran Massa di Jogja Gelar Aksi Susul Demo BEM UI di Jakarta

Setelah aksi mahasiswa memadati kawasan Thamrin, Jakarta pada Jumat kemarin, kini giliran massa yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Memanggil menggelar demo di pertigaan Gejayan, Sabtu, 13 Juni 2026.

Metropolitan 13 Jun 2026, 20:42 WIB

Komnas PA DKI Jakarta: Aksi Perundungan Bocah hingga Kesetrum di Senen Tindakan Kriminal

Ketua Komnas PA DKI Jakarta, Cornelia Agatha, menegaskan bahwa aksi kekerasan tersebut sudah masuk dalam kategori tindakan kriminal.

News 13 Jun 2026, 20:29 WIB

Kejagung Bongkar Korupsi Motor Listrik BGN: Vendor 'Nakal' Mark Up Harga, Padahal Barang Belum Dirakit

Dalam temuan terbaru, pihak vendor diduga melakukan penggelembungan harga atau markup besar-besaran, sementara unit motornya sendiri diketahui belum selesai dirakit.

Pendidikan 13 Jun 2026, 20:20 WIB

Festival Budaya Maritim Unpad 2026: Kreativitas Mahasiswa Angkat Warisan Nusantara

Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran menggelar  Festival Budaya Maritim: Jejak Budaya Maritim Warisan Dunia sebagai proyek Ujian Akhir  Semester (UAS).

News 13 Jun 2026, 19:41 WIB

Babak Baru Kasus Korupsi MBG, Tersangka Kelima Andri Mulyono Pemenang Tender Motor Listrik Mark Up Rp1,1 Triliun!

Tersangka kelima, Andri Mulyono, menjadi sorotan karena berhasil memenangkan tender pengadaan motor listrik senilai kurang lebih Rp 1,1 triliun di BGN.

News 13 Jun 2026, 17:48 WIB

Ketua DPP PSI Grace Natalie: Jokowi Siap Gunakan Jaket PSI Menjadi Ketua Dewan Pembina

Sudah sembuh, Joko Widodo (Jokowi) akan secara resmi menjadi Ketua Dewan Pembina PSI.

Sport 13 Jun 2026, 17:44 WIB

Antusiasme Tinggi! 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama BTN Jakarta International Marathon 2026

BTN Jakarta International Marathon 2026 sukses digelar! Sebanyak 20.500 pelari meriahkan hari pertama. Cek keseruan event akbar ini!

Metropolitan 13 Jun 2026, 17:32 WIB

Warga Jakarta Merapat! Festival Muharram 2026 Siap Digelar di Taman Bendera Pusaka, Cek Jadwal dan Lineup-nya

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mengumumkan akan menggelar Festival Muharram Jakarta 2026 pada pertengahan Juni ini.

Metropolitan 13 Jun 2026, 16:39 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Khusus Malam Ini 6 Lokasi Ikonik di DKI Jakarta akan Mati Lampu

Warga Jakarta siap-siap, sejumlah titik ikonik di Ibu Kota dipastikan bakal gelap gulita malam ini, Sabtu, 13 Juni 2026.

Metropolitan 13 Jun 2026, 16:32 WIB

Catat Ya! Kriteria Pengunjung Jakarta Fair 2026 Ini Gratis, Ada TNI/Polri, Lansia hingga Anak-anak

Ajang pameran dan hiburan terbesar, Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026, telah resmi dimulai sejak 11 Juni hingga 12 Juli mendatang.

Khazanah 13 Jun 2026, 12:51 WIB

Sambut Tahun Baru Islam, Pemprov DKI Jakarta Gelar Festival Muharram 1448 H 14-15 Juni 2026

Festival ini sebagai rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 2026 yang akan digelar di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan.

Jakarta Utara 13 Jun 2026, 12:22 WIB

Cuaca Memburuk dan Diduga Kelebihan Muatan, 26 Penumpang dan 3 Awak KM Sumber Makmur Dievakuasi ke Pulau Panggang

KM Sumber Makmur sempat mengalami kendala saat berlayar di perairan Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Sabtu (13/6) pagi.

Metropolitan 13 Jun 2026, 10:33 WIB

Ramai Keluhan CCTV di Kawasan Bundaran HI Tak Bisa Diakses, Pemprov DKI Sebut Gangguan Ada di Situs Pihak Ketiga

Penegasan ini disampaikan menyusul beredarnya informasi mengenai beberapa titik CCTV di kawasan Bundaran HI yang disebut tidak dapat diakses publik.

Metropolitan 13 Jun 2026, 10:21 WIB

45 Ribu Pelari Ramaikan BTN Jakarta International Marathon 2026, Pramono: Nikmati dan Bergembiralah

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara langsung melepas peserta kategori 5K dan 10K dari kawasan Parkir Timur GBK.