Suporter Beberkan Kronologi Kerusuhan Kanjuruhan, Sangat Mencekam!

Suporter Beberkan Kronologi Kerusuhan Kanjuruhan, Sangat Mencekam!
Suporter Beberkan Kronologi Kerusuhan Kanjuruhan, Sangat Mencekam!

AYOJAKARTA.COM - Kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) masih menjadi perbincangan publik.

Peristiwa ini terjadi setelah Arema dan Persebaya Surabaya melakukan pertandingan dengan hasil 2-3.

Akibat kerusuhan ini, tercatat ada ratusan suporter yang tewas dalam kerusuhan tersebut.

Salah seorang suporter yang hadir pada peristiwa tersebut membagikan kronologi kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.

Baca Juga: Respek, LaLiga Tunjukkan Kepedulian atas Tragedi Kanjuruhan dengan Mengheningkan Cipta!

Dikutip AyoJakarta.com dari akun Twitter @RezqiWahyu_05 pada Minggu (2/10/2022) kronologi tersebut ia ceritakan dalam bentuk utas di Twitter.

Ia menceritakan bahwa sejak masuk ke dalam stadion, semuanya berjalan dengan aman dan tertib.

Kala itu pemain sedang pemanasan.

Kondisi berjalan aman sejak kick off dimulai.

Tak ada kericuhan sedikitpun, yang ada hanya terdengar suporter Arema yang melontarkan psywar ke pemain Persebaya.

Ketika babak pertama selesai dan jeda istirahat, pada tribun 12 dan 13 terjadi kericuhan yang berlangsung sekitar dua hingga tiga kali yang kala itu tak mampu dikendalikan pihak berwenang.

Ketika berada dalam babak kedua, Persebaya berhasil mencetak golnya yang ketiga.

Baca Juga: Laga Arema FC vs Persebaya Makan Korban Jiwa, Gilang Juragan 99 : Tidak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa

Terlihat tim Arema semakin membara menyerang gawang Persebaya, tapi sayangnya Arema gagal mencetak gol.

Karena hingga pertandingan akhir tak mampu melumpuhkan gawang Persebaya, maka Arema harus menerima kekalahan.

Dari sinilah kericuhan dimulai.

Atas kekalahan tersebut, pelatih Arema dan manajer tim mendekat ke tribun timur dan menunjukkan gestur permohonan maaf kepada suporter yang hadir.

Di lain sisi, terlihat ada seorang suporter yang berada dari tribun selatan mendekati Sergio Silva dan Maringa.

Ia terlihat sedang memberikan motivasi dan kritik.

Kemudian menyusul beberapa oknum yang ikut masuk untuk mengutarakan kekecewaannya kepada pemain Arema.

Baca Juga: Duel Persib vs Persija Resmi Ditunda Akibat Insiden Arema FC di Stadion Kanjuruhan yang Tewaskan 127 Orang

Kala itu terlihat John Alfarizie mencoba memberi pengertian kepada oknum tersebut.

Sayangnya, semakin banyak suporter yang berdatangan menyebabkan kondisi stadion semakin ricuh dikarenakan banyak orang dari berbagai sisi yang ingin ikut mengutarakan kekecewaannya.

Adanya lemparan berbagai macam benda ke arah lapangan membuat para suporter tidak terkendali yang berujung para pemain digiring masuk ke dalam ruang ganti dengan pengawalan pihak berwajib.

Setelah para pemain masuk, suporter menjadi tak terkendali dan semakin banyak yang turun ke lapangan hingga pihak aparat melakukan berbagai upaya untuk membubarkan suporter.

Menurut sang penulis utas, perlakuan dari aparat sangat kejam ketika membubarkan suporter.

Ketika aparat membubarkan supporter yang berada di sisi selatan, suporter yang berada dari sisi utara meyerang ke arah aparat.

Banyaknya suporter yang terjun ke lapangan membuat kondisi tidak lagi kondusif.

Aparat beberapa kali menembakkan gas air mata ke arah suporter yang ada di lapangan.

Supporter yang berada di sisi dan selatan menyerang aparat silih berganti.

Baca Juga: Viral! Video Iring-Iringan Mobil Jenazah Korban Insiden Kanjuruhan, Sirine Terdengar 20 Menit Sekali

Pada akhirnya terjadilah hujan lemparan beda dari sisi tribun dan aksi tembak gas air mata ke arah suporter yang berada di lapangan.

Sang penulis mengungkapkan bahwa gas air mata ditembakan sebanyak puluhan kali.

Bahkan ada tembakan gas air mata yang langsung ditujukan ke tribun 10.

Akibat tembakan gas air mata tersebut, para suporter panik dan keadaan di tribun semakin ricuh.

Sayangnya keadaan pintu keluar sangat sesak karena suporter yang panik.

Terlihat ada banyak wanita dan orangtua bersama anak-anaknya yang tak berdaya karena sesaknya gas air mata.

Diketahui seluruh pintu keluar penuh dan macet.

Baca Juga: Kerusuhan Arema vs Persebaya, Manchester United : Kami Sangat Berduka

Di luar stadion banyak masyarakat yang sudah terkapar hingga pingsan karena efek gas air mata.

Hingga pukul 22.30 WIB kericuhan masih terjadi, adanya perusakan mobil aparat dan pengeroyokan suporter terhadap aparat yang dianggap mengurung mereka di dalam stadion dengan kumpulan gas air mata.

Kemudian gas air mata ditembakkan kembali di luar stadion, tepatnya berada di sekitar tribun 2.

Kondisi luar stadion sudah sangat mencekam karena banyaknya masyarakat yang sudah lemas, korban yang terluka parah, mobil hancur, makian, dan terdengar teriakan hingga tangisan perempuan.

Penulis utas ini mengakui bahwa ia sangat terpukul dengan kejadian ini.

Ia berharap ini adalah kejadian yang terakhir khususnya di ranah sepak bola.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kerusuhan kanjuruhan Malang
# kronologi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang
# kerusuhan Kanjuruhan
# suporter Arema FC
# Suporter Arema
# suporter

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.