Kisah G30S PKI, Inilah Alasan Soekarno Tidak Membubarkan PKI Pada Saat Itu!

Soekarno tidak membubarkan PKI walaupun  tertuduh bertanggung jawab terhadap pembunuhan para Jenderal

Soekarno tidak membubarkan PKI walaupun tertuduh bertanggung jawab terhadap pembunuhan para Jenderal

AYOJAKARTA.COM - Peristiwa berupa sejarah kelam Indonesia pada G30S PKI masih menjadi misteri yang belum terpecahkan sampai saat ini juga.

Ada banyak sekali teori yang mendasari peristiwa G30S PKI, beberapa orang seperti Soekarno, Soeharto, sampai CIA diduga menjadi dalang dari peristiwa yang merenggut nyawa enam Jenderal dan satu Perwira Indonesia pada saat itu.

Hingga saat ini, sebagian besar orang meyakini bahwa Soeharto lah yang menjadi dalang dari sejarah kelam bangsa Indonesia tersebut.

Baca Juga: Sejarah Singkat Hari Kesaktian Pancasila dan Kaitannya dengan Peristiwa G30S PKI yang Kelam

Akan tetapi, teori lain yang tidak kalah menarik datang dari sosok Soekarno yang malah diduga menjadi dalang dari peristiwa G30S PKI karena ia takut dengan rumor Dewan Jenderal yang beredar.

Entah siapa dalangnya, pada kejadian yang merenggut nyawa dan menghasilkan pertumpahan darah ini, PKI tertuduh menjadi pihak yang paling bertanggung jawab.

Hal ini bisa terjadi karena kondisi politik pada saat itu memang sedang memanas karena keberadaan PKI di Indonesia dan perseteruannya dengan pihak-pihak yang kurang suka dengan ideologi tersebut.

Baca Juga: Nobar 5 Film Bertemakan G30S PKI, Yuk Buka Pengetahuan dan Wawasan Sejarah Masa Lalumu

Di sisi lain, banyak orang yang bertanya-tanya mengapa bung Karno tidak membubarkan PKI yang sudah membuat ketidakstabilan di tubuh bangsa Indonesia.

Mengutip dari kanal YouTube Matahatipemuda pada Rabu (28/9/2022), AyoJakarta.com telah membuat ringkasan tentang alasan Soekarno tidak membubarkan PKI walaupun bisa melakukannya.

Setelah terjadinya peristiwa 30 September 1965, Letkol Untung mengumumkan pembentukan Dewan Revolusi melalui RRI yang kemudian dicurigai oleh ABRI bahwa akan terjadi Kudeta yang akan dilaksanakan oleh Cakrabirawa dengan PKI tertuduh sebagai dalangnya.

Baca Juga: Jenazah Korban G30S PKI Saat Diangkat dari Sumur Lubang Buaya, Diikat Tali Lantas Ditarik

Rakyat yang pada saat itu mendengar tragedi pertumpahan darah tersebut kemudian marah setelah mengetahui bahwa pelakunya akan melakukan kudeta yaitu PKI sebagai tertuduh.

Pada saat itu, rakyat sudah memberi tuntutan dengan kemarahan agar PKI dibubarkan setelah mendengar kabar bahwa kelompok tersebut lah yang mendalangi peristiwa ini.

Kantor-kantor dan markas milik PKI pada saat itu sudah mulai diserbu dan dibakar oleh massa yang marah atas tragedi yang telah terjadi, unjuk rasa dilakukan di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: 22 Kumpulan Ucapan Peringatan G30S PKI Menyentuh Hati, Pas untuk Caption Media Sosial pada 30 September

Walaupun tuntutan pembubaran terhadap PKI sudah disampaikan oleh rakyat, Presiden Pertama Indonesia belum bersedia untuk memenuhi tuntutan dengan membubarkan PKI.

Mendengar hal tersebut, rakyat menjadi semakin memanas dan tuntutannya semakin menjadi-jadi dengan menuntut agar Soekarno turun jabatan sebagai Presiden RI.

Sesungguhnya bung Karno dapat membubarkan PKI pada saat itu juga, tetapi pada akhirnya tidak ia lakukan.

Baca Juga: Inilah Dalang Asli di Balik Peristwa G30S PKI, Ternyata Bukan Soeharto Melainkan Soekarno!

Adapun alasan Soekarno tidak membubarkan PKI adalah karena ia memandang komunis sebagai sebuah kekuatan yang diperlukan untuk menggerakan dan memelihara Revolusi Indonesia.

Pandangan ini ternyata sudah ada dalam diri bung Karno sejak lama, bahkan ketika ia memiliki gagasan yang diwujudkan dari Islamis, Nasionalis, dan Komunis.

Soekarno mewujudkan pandangan ini dalam bentuk NASAKOM, yaitu Nasionalis, Agama, dan Komunis.

Baca Juga: Kesaksian Pengangkat Jenazah Korban G30S PKI dari Sumur Lubang Buaya, Sangat Dramatis dan Menyedihkan

Ia melihat ketiga aliran ini bisa dijadikan sebagai kekuatan untuk membuat Indonesia bisa menggerakan roda revolusi dengan tiga komponen yang beriringan.

“Revolusi belum selesai! Dan untuk menggerakan revolusi itu, kekuatan NASAKOM harus bahu membahu,” bunyi kalimat bung Karno pada saat itu.

Selain karena ia memiliki ideologi tersebut, ada alasan lain yang menjadikan Soekarno enggan membubarkan PKI.

Baca Juga: Mengenang G30S PKI, Begini Isi Pidato AH Nasution Satu-satunya Jenderal yang Selamat dari Gerakan 30 September

Faktanya, kedekatan Soekarno dengan pemimpin negara Komunis seperti Republik Cina dan Uni Soviet juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan ia enggan untuk membubarkan PKI.

Untuk melawan negara-negara Neo Kolonialisme, Indonesia perlu bekerja sama dengan negara-negara yang menganut paham Komunisme dan membuatnya tidak mungkin membubarkan PKI pada saat itu.

Itulah alasan mengapa Soekarno tidak membubarkan PKI walaupun partai tersebut sudah tertuduh sebagai dalang di balik tragedi GESTAPU yang memakan banyak korban, khususnya para Jenderal besar Indonesia.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Nasional 05 Jun 2026, 17:55 WIB

PNM Hadir hingga Pulau Arar, Perkuat Akses Keuangan bagi Perempuan Pesisir Papua

PNM Mekaar bantu perempuan di Pulau Arar, Papua Barat Daya, mengembangkan usaha, memperbaiki rumah, dan akses keuangan.

News 05 Jun 2026, 17:44 WIB

Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Kabar Purbaya Mundur dari Menkeu hingga Said iqbal Disebut akan Masuk Kabinet, Benarkah?

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal kabar Purbaya mundur dari Menkeu dan Said Iqbal masuk kabinet, begini katanya.

Gadget 05 Jun 2026, 17:29 WIB

Samsung Segera Rilis Galaxy Fold 8 dalam Waktu Dekat, Intip Bocoran Spesifikasinya

Samsung Galaxy Z Fold 8 & 8 Ultra masuk sertifikasi Bluetooth. Varian standar hadir dengan layar luar lebih lebar mirip paspor untuk ergonomi, sementara varian Ultra tawarkan kamera & mesin premium.

Nasional 05 Jun 2026, 16:10 WIB

Gebrakan Anyar Nanik S Deyang Setelah Ditunjuk jadi Kepala BGN: Efisiensi Anggaran hingga Perbaiki Kualitas MBG 2026

Nanik S Deyang menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap anggaran yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

Metropolitan 05 Jun 2026, 15:42 WIB

Angkat Tema 'Navigating Resilience' Taman Ismail Marzuki jadi Tuan Rumah Jakarta Future Festival 2026 Mulai 5-7 Juni, Ini Persiapannya

JFF 2026 akan menghadirkan berbagai diskusi, pameran, hingga kolaborasi lintas sektor yang membahas masa depan Jakarta.

Jakarta Pusat 05 Jun 2026, 15:21 WIB

Pramono Pastikan JPO Senen Sentral Sudah Beroperasi Penuh Sejak Kamis Sore, Sempat Terhambat karena Masalah Administrasi dan Komunikasi

Sebelumnya JPO ini sempat tertutup akibat proses perbaikan pascakerusakan yang terjadi pada aksi unjuk rasa tahun 2025 lalu.

Gadget 05 Jun 2026, 15:01 WIB

Adu Spesifikasi Vivo X300 Ultra vs OPPO Find X9 Ultra, Mana yang Lebih Gacor?

Vivo X300 Ultra (Rp26 jt) & Oppo Find X9 Ultra (Rp28 jt) bersaing ketat. Oppo unggul di baterai 7.050 mAh, performa AnTuTu, zoom, & ColorOS matang. Vivo elegan, punya fitur MacBook.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:23 WIB

Pengumuman untuk Warga Jakarta, Distribusi Air PAM Jaya Alami Gangguan Sementara Mulai Malam Ini Jam 23.00 WIB, Berikut Wilayah yang Terdampak

Dikutip dari akun Instagram @dkijakarta, suplai air diperkirakan akan kembali normal bertahap pada Sabtu, (6/6) mulai pukul 03.00 WIB.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:08 WIB

Syaratnya Hanya KTP DKI, Pemprov Jakarta Buka 20843 Lowongan Kerja Padat Karya, Gaji UMP!

Kabar gembira bagi kamu warga ibu kota yang sedang mencari pekerjaan, Pemprov DKI Jakarta diketahui membuka 2.843 lowongan kerja padat karya.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:01 WIB

Menuju Perayaan HUT ke 499 Kota Jakarta, Berikut Rangkaian Acara Seru yang Digelar Mulai Hari Ini hingga 12 Juni 2026

Di pekan pertama Juni 2026, sejumlah acara menarik akan digelar di sejumlah titik seperti di Taman Ismail Marzuki hingga Jiexpo Kemayoran.

Jakarta Pusat 05 Jun 2026, 13:40 WIB

1 Orang Meninggal Dunia, Kebakaran di Cideng Tanah Abang Diduga Akibat Ledakan Kompor Gas

Diduga akibat ledakan kompor gas tiga rumah semi permanen di Jalan Citarum Atas RT 18 / RW 01 Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat, 5 Juni 2026 pagi hangus terbakar.

Jakarta Utara 05 Jun 2026, 13:32 WIB

Progres Capai 50 Persen, Sudin SDA Jakarta Utara Perbaiki Kali Sunter Upaya Atasi Banjir!

Progres sudah mencapai 50 persen, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara terus melakukan perbaikan turap Kali Sunter di Jalan Yos Sudarso.

News 05 Jun 2026, 12:52 WIB

HET MinyaKita Dikabarkan akan Mengalami Kenaikan, jadi Berapa? Ini Bocoran dari Pemerintah

Keputusan ini diambil menyusul kenaikan harga minta sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang akan terjadi dalam satu atau dua minggu ini.

Jakarta Timur 05 Jun 2026, 12:41 WIB

Satpel SDA Kramat Jati Perbaiki Turap Saluran PHB Induk Batu Ampar Sepanjang 50 Meter

Kepala Satpel SDA Kecamatan Kramat Jati, Muchlis, mengatakan perbaikan difokuskan pada bagian turap yang mengalami keretakan dan penurunan struktur.

Metropolitan 05 Jun 2026, 11:41 WIB

CFD di Rasuna Said Dimulai 7 Juni 2026 Pukul 05.30-09.00 WIB, Berikut Info Rute Alternatif Lalu Lintasnya

Pelaksanaan CFD di Rasuna Said akan berdampak pada pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terhubung langsung dengan kawasan tersebut.

News 05 Jun 2026, 11:28 WIB

Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator Kasus Dugaan Korupsi MBG, Siap Bongkar Nama Penting?

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya akan mengajukan permohonan sebagai justice collaborator (JC) kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Jakarta Timur 05 Jun 2026, 10:54 WIB

Puskesmas Matraman Kini Punya Gedung 4 Lantai, Pramono: Layak Jadi Rumah Sakit

Kehadiran Puskesmas Matraman yang lebih modern ini diharap mampu meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat di wilayah terserbut dan sekitarnya.

Metropolitan 05 Jun 2026, 10:41 WIB

Tanggal 6-7 Juni Kawasan GBK Diprediksi Padat, Deretan Rute Transjakarta yang Bisa Digunakan!

Masyarakat diimbau untuk menggunakan transportasi umum (Transum) menuju lokasi pelaksanaan berbagai acara berskala nasional dan internasional yang akan berlangsung di Kawasan GBK

News 05 Jun 2026, 10:07 WIB

Mobil Tangki BBM Terbakar di Tol Cisumdawu, Pertamina JBB Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Mobil tangki BBM terbakar di Tol Cisumdawu. Pertamina memastikan seluruh awak selamat dan pasokan BBM tetap aman.

Bisnis 05 Jun 2026, 09:36 WIB

Momentum Hari Lingkungan Hidup 2026, BNI Tegaskan Peran Strategis Pembangunan Berkelanjutan

BNI tegaskan komitmen ESG di Hari Lingkungan Hidup 2026. Targetkan NZE operasional 2028 dan pacu pembiayaan hijau lewat TKBI.