AYOJAKARTA.COM - Ojek online atau ojol tengah melakukan demo besar-besaran di berbagai tempat, salah satunya Patung Kuda, Jakarta pada hari ini, Kamis (29/8/2024).
Sejumlah driver ojol dari berbagai perusahaan berunjuk rasa dan menyuarakan keluh kesah yang mereka alami selama ini.
Salah satu driver ojol, Rudi mengatakan bahwa salah satu yang menjadi keluhan dirinya dan rekannya adalah mengenai penonaktifan akun atau suspend.
Menurutnya, hanya karena tidak memakai atribut akunnya berpotensi dinonaktifkan sementara oleh perusahaan.
“Kita dikit-dikit aturannya terlalu banyak lah kalau menurut saya. Mulai semacam kita pakai permuk, tidak pakai atribut langsung suspend,” kata Rudi dikutip dari kanal YouTube Metro TV pada Kamis (29/8/2024).
Rudi juga mengungkapkan hal yang juga dikeluhkan adalah mengenai ketidakadilan antara driver dengan pelanggan.
Ia menilai perusahaan lebih menanggapi aduan yang disampaikan pelanggan, sementara laporan para driver diabaikan.
“Kita kadang-kadang berbuat kesalahan kayak ngerem mendadak itu langsung, giliran customer yang melapor langsung ditanggapi tapi giliran kita driver yang melapor diabaikan,” ungkapnya.
Baca Juga: Update Pencairan Bansos BPNT Peralihan dari Pos ke KKS Sampai Mana? Ini Info Resmi dari Petugas!
Selain dua hal tersebut, pada unjuk rasa kali ini para driver ojol juga menuntut adanya perbaikan argo.
Banyak driver ojol yang mengeluhkan biaya potongan aplikasi yang diterapkan oleh perusahaan terlalu mencekik.
Rudi menilai perusahaan seharusnya memberikan potongan aplikasi seharusnya tidak terlalu besar.
Mengingat para driver masih harus membeli bensin dan membayar uang parkir jika harus menerima order pesan makanan atau mengantar barang.
Rudi berharap perusahaan bisa terbuka dan transparan mengenai kebijakan potongan biaya aplikasi tersebut.
Oleh karena itu, Rudi dan rekan driver lainnya berharap perusahaan ojek online bisa mempertimbangkan hal tersebut.
“Jangan gede-gede lah, minimal 10 persen lah. Dulu 10 persen 20 persen sekarang nggak tahu berapa persen karena menurut saya dari argo Rp 18.000 bisa menjadi Rp 10.400, berapa persen itu jatuhnya? Harus transparan lah jangan terlalu besar juga karena kita kan juga banyak yang dikeluarkan, harus bensin juga, biaya parkir juga, itu harus dipikirkan,” tutupnya.***

Share this article
Sejumlah driver ojol dari berbagai perusahaan berunjuk rasa dan menyuarakan keluh kesah yang mereka alami hari ini, Kamis (29/8/2024).