Pakar Hukum Pidana Ini Ragu Alat Bukti yang Diajukan Penyidik Menjadikan Pegi Setiawan sebagai Tersangka, Begini Faktanya

Pegi Setiawan
Pegi Setiawan

AYOJAKARTA.COM - Hari ini, 1 Juli 2024, digelar sidang pra peradilan Pegi Setiawan yang menjadi sorotan publik.

Pakar hukum pidana, Jamin Ginting, memberikan pandangannya mengenai kasus ini.

"Saya melihat begini, kalau yang dihadirkan selama ini alat bukti yang disampaikan ke publik terkait dengan foto dan juga ijazah, saya sepertinya tidak yakin bahwa apa yang dijadikan tersangka ini benar-benar Pegi Setiawan yang disebutkan dalam putusan tersebut," ujar Jamin Ginting dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Senin (1/7/2024). 

Jamin menekankan pentingnya pembuktian berdasarkan bukti ilmiah (scientific evidence).

Baca Juga: Selamat! 9.540 Peserta Lolos ke Tahap SKD PKN STAN 2024, Ini Rincian Kuota Kelulusan SKD dan Rasio Keketatan Tiap Jalur Penerimaan

"Untuk menentukan seseorang itu ada di lokasi dalam suatu perbuatan pidana tentu ditentukan dengan scientific evidence, artinya ada orang yang melihat dia ada di situ, atau ada koordinat dari suatu CCTV yang menyatakan dia ada di situ, ada DNA rambut dia ada di situ, atau ada saksi-saksi yang menerangkan melihat dan mengalami sendiri bersama-sama dengan dia ada di situ," jelasnya.

Menurut Jamin, kesaksian dari satu orang saja tidak cukup kuat untuk membuktikan kebenaran sebagai saksi.

"Kalau hanya satu saksi, itu bukan saksi ya. Jadi perlu minimum dua orang saksi untuk membuktikan kebenaran sebagai saksi. Jadi kalau menurut saya, kalau satu ya bukan saksi namanya," tambahnya.

Eks kabareskrim Susno Duadji juga turut memberikan pandangannya mengenai pentingnya bukti ilmiah dalam sidang pra peradilan ini.

Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Ingin Melatih Kejelian? Coba Temukan Angka Berbeda pada Deretan 6092 dalam 7 Detik!

Menurut Susno Duadji, sedikitnya ada lima bukti scientific crime investigation yang bisa membuktikan apakah Pegi yang dimaksud dalam sidang ini adalah pelaku pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon.

"Mari kita saksikan di praperadilan nanti, seperti apa scientific yang dipaparkan oleh penyidik Polri. Kita mulai dari hal yang kecil-kecilan saja," ujar Susno Duadji, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews. 

Lima alat bukti scientific yang dimaksud Susno adalah sebagai berikut

1. Sidik Jari: Susno mempertanyakan keberadaan sidik jari Pegi pada barang bukti, seperti helm atau sepeda motor, yang disita oleh pihak kepolisian. Ia menekankan bahwa temuan sidik jari Pegi di TKP akan menjadi bukti penting.

2. Rekaman CCTV: Susno menyambut baik jika rekaman CCTV yang menunjukkan keberadaan Pegi di sekitar TKP dihadirkan di persidangan. Ia berharap rekaman tersebut dapat membantu memperjelas kronologi kejadian.

3. Bukti Sperma: Susno menyebutkan adanya bukti sperma Pegi yang ditemukan di lokasi kejadian. Bukti ini perlu diteliti lebih lanjut untuk memastikan keabsahannya.

4. Darah Korban: Selain bukti sperma, Susno juga mengungkapkan adanya darah korban yang menempel pada baju Pegi. Darah ini perlu dianalisis untuk mengetahui asal-usulnya dan kaitannya dengan peristiwa pembunuhan.

Baca Juga: Catat! Di Tanggal Ini PKH dan BPNT Alokasi Juli-September Cair via Pos Indonesia dan KKS, Khusus KPM Kategori Ini Cair Rp900 Ribu per Bulan

5. Data HP: Susno berharap data dari HP Pegi, yang disita oleh pihak kepolisian, dapat menunjukkan keberadaan Pegi sebelum, saat, dan setelah kejadian. Data pergerakan Pegi melalui BTS di sekitar TKP dapat menjadi petunjuk penting.

Susno menegaskan bahwa bukti-bukti tersebut akan menjadi penentu dalam menguji keabsahan penetapan status tersangka Pegi Setiawan.

Sidang pra peradilan ini akan menjadi momentum penting untuk melihat sejauh mana bukti ilmiah dapat dihadirkan dan dipertanggungjawabkan di hadapan hukum.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pegi Setiawan
# CCTV
# Susno Duadji

News Update

Jakarta Selatan

Dishub DKI akan Bangun Pelican Crossing di Jalan Kapten Tendean, Solusi Sementara Pengganti JPO yang Belum Diperbaiki Usai Ditabrak Truk

Kepala Dishub DKI, Budi Awaluddin, mengatakan pelican crossing dipilih agar masyarakat tetap memiliki akses penyeberangan yang aman.

Metropolitan

MRT Jakarta dan KAI Siapkan Integrasi Stasiun MRT Monas-Gambir, Perkuat Konektivitas Transportasi Ibu Kota

Integrasi ini menghubungkan Stasiun MRT Monas di sisi barat kawasan Monumen Nasional (Monas) dengan Stasiun Gambir yang terletak di sisi timur.

Metropolitan

Sisa Makanan Dominasi Sampah Jakarta, Pemprov DKI Siapkan Aturan Baru Cegah Food Waste di Sektor Usaha

Kepala DLH DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, mengatakan sisa makanan masih menjadi salah satu penyumbang terbesar sampah organik di Jakarta.

Metropolitan

Hadiah Capai Rp74 Juta, Dinas Bina Marga Ajak Pelajar dan Mahasiswa Bikin Film Pendek Soal Infrastruktur Jakarta!

Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta resmi menggelar Kontes Film Pendek Dinas Bina Marga 2026 bertajuk "Semua Perjalanan Berawal dari Sini".

Metropolitan

Pemprov DKI Kucurkan Rp249 Miliar untuk Rehab 4 Sekolah Rusak, Pramono Anung: Pendidikan Prioritas

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan pihaknya telah menyiapkan anggaran fantastis sebesar Rp249 miliar untuk merehabilitasi total empat gedung sekolah yang kondisinya sudah mengkhawatirkan.

Bisnis

Tempo Scan Gandeng SBPG Dirikan JV Dukung Kemandirian Farmasi

PT Tempo Scan Pacific Tbk (Tempo Scan) mengumumkan penandatanganan kerja sama joint venture bersama Chia Tai Tianqing Pharmaceutical Group Co., Ltd (CTTQ), anak perusahaan dari Sino Biopharmaceutical

Sport

Inilah Alasan Mengapa Chelsea Rela Pecahkan Rekor Transfer Fantastis Demi Datangkan Morgan Rogers

Chelsea rekrut Morgan Rogers dari Aston Villa seharga €138 juta (Rp2,8 T), memecahkan rekor pemain Inggris. Fleksibilitas taktik Xabi Alonso serta chemistry dengan Cole Palmer jadi alasan utama.

News

Pidato Prabowo Kembali Kontroversial, Sebut Wartawan hingga LSM 'Londo Ireng' Masa Kini!

Pidato Presiden RI Prabowo Subianto kembali tuai kontroversi usai sebut pihak-pihak sebagai "Londo Ireng" pada masa kini.

Viral

Viral! Rumah Guru ASN di Tanjungbalai Digeruduk Massa, Diduga Lecehkan Murid SD Yatim Piatu

Saat Hari Anak Nasional 2026, masyarakat dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan ratusan warga mengepung rumah seorang guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Jakarta Utara

Rekayasa Lalin Sudinhub Jakut Atasi Kemacetan Akibat Penumpukan Peti Kemas di Cakung-Cilincing!

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara terus melakukan optimalisasi untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di ruas Jalan Raya Cakung-Cilincing.

Jakarta Pusat

Kasus Satpam Bundaran HI vs Sopir Alphard, Pramono: Terbukti Gunakan Pelat Palsu dan Terakam CCTV Melanggar Wajib Disanksi

Pramono Anung, buka suara terkait video viral keributan antara seorang petugas keamanan (satpam) dengan sopir mobil Alphard di kawasan penyeberangan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Jakarta Pusat

Hari Kelima Demo di Jakarta Masih Berlanjut, Catat 4 Titik Unjuk Rasa di Jakarta Pusat Hari Ini!

Masyarakat yang akan beraktivitas di wilayah Jakarta Pusat diimbau untuk mewaspadai potensi kepadatan arus lalu lintas pada hari ini, Jumat, 24 Juli 2026.

Ekonomi

Korban Pelecehan DC Kredivo Alami Trauma Berat, Manang Soebeti Minta Komnas Perempuan dan Polda Jateng Turun Tangan

Kasus dugaan pelecehan oleh oknum DC Kredivo di Purworejo buat korban trauma berat. Pihak Komnas Perempuan hingga OJK diminta turun tangan, sementara Kredivo janji usut tuntas oknum mitra terkait.

Metropolitan

Tekan Volume Sampah! Pemprov DKI Ajak Warga Jakarta Bijak Kelola Pangan dan Rutin Pilah Sampah

Pemprov DKI Jakarta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mulai membiasakan diri bijak dalam mengelola pangan guna menekan volume sampah di Ibu Kota.

Jakarta Utara

Sempat Jadi Sorotan, Sudin LH Jakut Gerak Cepat Bersihka Tumpukan Sampah di Rusun Waduk Pluit!

Sebagai informasi, penanganan sampah di lokasi tersebut ditargetkan tuntas dalam waktu 10 hari, terhitung sejak Rabu, 15 Juli 2026 lalu.

Metropolitan

Pramono Siap Bela, Ramai Viral Satpam Bundaran HI Tegur Sopir Alphard Terobos Lampu Merah hingga Disuruh Sujud Minta Maaf

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara tegas memberikan dukungannya kepada seorang petugas keamanan (satpam) yang baru-baru ini viral karena menegur sopir mobil Alphard di kawasan Bundaran Hotel

Jakarta Selatan

Pramono Anung Beri Solusi untuk Percepat Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang Ambruk

Gubernur Pramono Anung percepat perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang ambruk sejak 2024. Pemprov DKI siapkan skema dana CSR/KLB dan percepat perencanaan agar siswa tak lagi menumpang.

Jakarta Selatan

Hampir 2 Tahun Menumpang Sekolah, Ratusan Siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Terpaksa Harus Masuk Siang

Hampir dua tahun gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 ambruk dan terbengkalai. Ratusan siswa terpaksa menumpang belajar siang hari. Gubernur Pramono Anung janji percepat perbaikan usai viral.

Bisnis

BNI Tegaskan Tak Pernah Minta Siswa Sakit Datang Pakai Ambulans ke Bank

BNI buka suara soal video viral siswa naik ambulans ke bank di Lubuk Pakam! BNI tegaskan tak pernah minta nasabah hadir. Cek faktanya!

Gadget

Mengenal Baterai Silicon Carbon, Teknologi Canggih yang Dipakai Samsung Galaxy Z Fold 8 Series

Samsung adopsi baterai Silicon Carbon di Galaxy Z Fold 8 Series & Watch Ultra 2. Teknologi ini buat bodi lebih tipis (4,1 mm), daya lebih besar (5.000 mAh), charging 45W, dan video tahan 27 jam.