AYOJAKARTA.COM - Sudah hampir dua tahun lamanya, ratusan siswa dari SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, harus menjalani rutinitas belajar yang tidak biasa.
Mereka terpaksa menumpang di gedung sekolah tetangga, yaitu SDN Kebayoran Lama Selatan 11.
Hal ini disebabkan oleh kondisi gedung sekolah asal mereka yang rusak berat dan terbengkalai.
Kondisi "menumpang" ini membawa dampak besar bagi kenyamanan siswa dan guru.
Sebanyak 274 siswa terpaksa harus masuk sekolah pada siang hari karena keterbatasan ruang kelas.
Jadwal belajar mengajar mereka dimulai dari pukul 12.30 sampai 17.30 WIB.
Situasi ini sudah berlangsung sangat lama tanpa ada kepastian perbaikan dari pihak terkait.
Akar masalah ini bermula pada bulan November 2024. Saat itu, hujan deras mengguyur wilayah Jakarta Selatan.
Struktur bangunan yang sudah tua dan lapuk tidak mampu lagi bertahan hingga ambruk secara bertahap.
Tercatat ada empat ruang kelas dan satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang mengalami kerusakan parah.
Atap genteng hancur dan tiang penyangga menimpa fasilitas belajar seperti meja, kursi, serta lemari.
Sejak kejadian tersebut, pihak sekolah sudah berupaya mengajukan permohonan pembangunan kembali kepada dinas pendidikan setempat.
Kepala SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Kenhayati, menyebut mereka terus berupaya memastikan proses belajar tetap berjalan meski dalam keterbatasan.
Namun, hingga kini para orang tua murid masih menunggu kejelasan pembangunan. Dampaknya, jumlah siswa menurun dari sekitar 300 orang menjadi 270 orang saja.
Persoalan ini akhirnya menarik perhatian Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Ia meninjau langsung lokasi sekolah pada Jumat, 24 Juli 2026. Pramono mengaku terkejut dan merasa sangat tertegur melihat kondisi sekolah yang terbengkalai selama dua tahun.
Ia baru mengetahui masalah ini setelah kondisinya menjadi viral di media sosial.
Pramono Anung berjanji akan menjadikan perbaikan sekolah ini sebagai prioritas utama pemerintah.
Ia menyadari bahwa keterlambatan selama ini dipicu oleh kendala mekanisme penganggaran.
Jika dana APBD belum mencukupi, pemerintah provinsi akan mencari alternatif pendanaan lain seperti dana CSR atau KLB.
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, juga memastikan akan mempercepat tahapan perencanaan agar pembangunan segera dimulai.
Kisah SDN Kebayoran Lama Selatan 09 ini menjadi sorotan bagi tata kelola infrastruktur pendidikan.
Selain gedung ini, tercatat masih ada sekitar 22 sekolah lain di Jakarta yang dalam kondisi tidak layak.
Sebagian pihak menilai pemerintah perlu lebih rutin memetakan kondisi fisik sekolah agar kejadian gedung ambruk tidak terulang lagi.
Saat ini, anggaran pendidikan nasional juga banyak terserap untuk program prioritas lainnya seperti makan bergizi gratis.***
Share this article
Hampir dua tahun gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 ambruk dan terbengkalai. Ratusan siswa terpaksa menumpang belajar siang hari. Gubernur Pramono Anung janji percepat perbaikan usai viral.